Jumat, 25 Sep 2020 | WIB

Mengenang Eyangnya Yang Gugur di Pertempuran Tangsel, Saraswati : Mereka Menjadi Inspirasi Prabowo Masuk Akmil

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 17 Agustus 2020, 14:59 WIB
MCMNEWS.ID | Rahayu Saraswati selesai lakukan tabur bunga di makam kedua eyangnya Subianto Djojohadikoesoemo dan Soedjono Djojohadikoesoemo. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Bakal calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyebut Subianto Djojohadikoesoemo dan Soedjono Djojohadikoesoemo yang tak lain adalah eyangnya merupakan sosok inspirasi Prabowo Subianto masuk Akademi Militer (Akmil).

Hal tersebut diceritakan Saraswati sesuai melalukan upacara perayaan kemerdekaan 17 Agustus di Tugu Pahlawan Lengkong, Serpong, Kota Tangsel, Senin, (17/8/2020).

“Sosok eyang Subianto Djojohadikoesoemo dan eyang Soedjono Djojohadikoesoemo kebetulan yang benar-benar menjadi menjadi inspirasi pak Probowo masuk ke Akmil,” Ungkap Saraswati.

Tak hanya itu, Saraswati juga mengungkapkan, bahwa eyangnya tersebut juga menjadi inspirasi dari dibuatnya film bertema kemerdekaan, yakni film Merah Putih

“Justru mereka beliau ini yang menginspirasi adanya film kemerdekaan Merah Putih dari 1 sampai 3,” ujarnya

Seperti diketahui, Subianto Djojohadikoesoemo dan Soedjono Djojohadikoesoemo merupakan sosok pahlawan yang gugur pada pertempuran Lengkong tahun 1946 silam.

Singkatnya, peristiwa itu menggambarkan bagaimana berondongan senjata tentara Jepang menghujani peluru ke para Tentara Rakyat Indonesia (sebelum menjadi TNI), yang dipimpin Mayor Daan Mogot saat berupaya melakukan pelucutan senjata di gudang salah satu perkebunan karet Lengkong.

Peristiwa itu diriwayatkan RHA Saleh dalam buku berjudul Akademi Militer Tangerang dan Peristiwa Lengkong (1995). Pada peristiwa itu, dua paman Prabowo Subianto, yakni Letnan Satu Subianto Djojohadikusumo dan adiknya, Taruna Soedjono Djojohadikoesoemo, ikut tewas.

back-to-top