Sabtu, 19 Sep 2020 | WIB

Masih Masa Transisi Mitra Sewa Sudah Mulai Pungut Retribusi, DPRD Tangsel: Tanya Dishub Dong

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 29 Juli 2020, 19:22 WIB
MCMNEWS.ID | dok. mcmnews

MCMNEWS.ID – Mirta sewa pemenang lelang sejumlah titik parkir yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa waktu lalu telah mulai memungut retribusi kepada para pengendara.

Meski diketahui, perjanjian sewa antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan pihak ketiga tersebut belum dilaksanakan.

Seperti halnya yang terjadi di Ruko Tol Boulevard dan Ruko Bidex Kota Tangsel, PT. Mata Aer Makmurindo telah mengambil pungutan tarif progresif, sejak awal Juli lalu.

“Sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan bahwa PT Mata Aer Makmurindo/Mata Aer Parking adalah pengelola perparkiran resmi yang sah secara hukum. Oleh karena itu kami sampaikan: permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama masa persiapan fasilitas parkir sampai dengan 31 Juli 2020. Penerapan tarif progresif golongan 1. Penerapan membership atau langganan. Tertanda manajemen PT. Mata Aer Makmurindo,” demikian tulisan salah satu spanduk pemberitahuan yang ada di Ruko Bidex, Serpong, Kota Tangsel.

Menanggapi itu, Ketua Komisi III dari Fraksi Gerindra-PAN DPRD Kota Tangsel, Zulfa Sungki, mengaku tidak mengetahui bahwa mitra sewa telah memungut biaya parkir.

“Saya ngga tahu. Tanya sama Dishub dong,” kata Zulfa, Rabu, (29/7/2020).

Zulfa menyebut, bahwa sebatas pengetahuan dia, PT. Mata Aer Makmurindo telah membayar uang muka, saat menjadi pemenang empat titik parkir yang antara lain, Ruko Bidex, Ruko Tol Boulevard, Ruko Golden Boulevard, dan Ruko Sektor IV BSD.

“Yang saya tahu, Mereka (PT. Mata Aer) sudah membayar uang muka. Titiknya sudah laku, berarti mereka sudah boleh mengambil retribusi di empat titik tersebut,” tambahnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Dishub Kota Tangsel melelang belasan titik lahan parkir. Lelang tersebut, dikatakan Kepala Dishub Tangsel, Purnama Wijaya, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak parkir.

“Lelang parkir dari 14 ruko (parkir of street), karena peminatnya banyak, kalau satu perusahaan kita tunjuk langsung supaya bisa meningkatkan PAD dari Pajak Perparkiran,” kata Purnama saat ditemui di Puspemkot Tangsel, beberapa waktu lalu, Rabu (10/6/2020).

back-to-top