Kamis, 1 Okt 2020 | WIB

KPU Tangsel Sebut Belum Ada Bacalon Perseorangan Ambil Silon

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 12 Februari 2020, 8:28 WIB
MCMNEWS.ID | Design untuk Branding Pilkada Tangsel 2020.

MCMNEWS.ID –  Meski bermunculan nama-nama bakal calon Wali Kota Tangsel yang akan berlaga dalam Pilkada 2020, belum seorang pun yang mengajukan diri untuk mengakses Sistem Informasi Calon (Silon).

Silon adalah aplikasi digital pendaftaran bakal calon Wali Kota. Calon independen harus mengunggah data diri dan bukti dukungan melalui aplikasi tersebut.

Di laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan, kota-tangerangselatan.kpu.go.id disebutkan, warga yang berniat mendaftarkan diri melalui jalur independen agar segera meminta akun pendaftaran Silon.

Pendaftaran melalui jalur independen sendiri secara resmi baru dibuka pada 19-23 Februari 2020.

Dalam 5 hari tersebut, para bakal calon independen harus menyerahkan bukti fisik dukungan warga.

Selain itu, bukti tersebut juga harus diunggah di aplikasi Silon.

“Pembukaan perseorangan tinggal 8 hari lagi, sampai sekarang ini untuk penyerahan syarat dukungan calon perseorangan yang mesti mendapatkan pasword keperluan Silonnya, karena kan nanti semua dukungan harus masuk ke Silon, sama ada berkas yang di print dari Silon itu belum ada yang minta,” tutur Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, Selasa (11/2).

Bambang mengatakan, Silon merupakan ketentuan wajib bagi para Bacalon untuk mengajukan pencalonan di Pilkada Tangsel 2020.

“Kalau misalnya dia ada Silonnya ya kita layani. Kalau enggak ada ya kita sampaikan, bahwa ini wajib di ketentuan pencalonan. Sampai tanggal 23 Februari kita tunggu,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, untuk maju melalui jalur independen di Pilkada Tangsel 2020, seorang bakal calon wajib memiliki dukungan dari minimal 71.143 pemilih.

Angka ini berdasarkan data daftar pemilih tetap (DPT) yang tersebar di empat dari tujuh kecamatan di Tangsel mencapai 948.571 dengan dikalikan 75 persen.

Dukungan tersebut harus tersebar di lebih dari 50 persen pada 7 kecamatan di Kota Tangsel. Dengan uraian 50 persen dikalikan 7 kecamatan menjadi 3,5 persen pembulatan menjadi empat kecamatan.

Syarat sah pendukung adalah warga Tangsel berusia 17 tahun ke atas, terdaftar di DPT atau di Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Disdukcapil.

back-to-top