Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Kota Tangsel Tidak Memiliki RS Tipe A, Fraksi Gerindra-PAN: Harus Di Evaluasi

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 08 September 2020, 12:47 WIB
MCMNEWS.ID | Ketua Fraksi Gerindra - PAN DPRD Tangerang Selatan, Ahmad Syawqi. (Dok : Instagram/ @ahmadsyawqi_)

MCMNEWS.ID – Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ahmad Syawqi, angkat bicara menyoal tidak adanya Rumah Sakit Pemerintah yang memadai untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, Rumah Sakit yang berhak melakukan pemeriksaan kesehatan untuk para bakal calon Walikota dan Wakil Walikota adalah Rumah Sakit yang memiliki tipe A atau tipe B.

Syawqi menyayangkan, hingga tahun 2020 ini Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel masih tipe C. Dikatakan Syawqi, dengan status RSU Kota Tangsel yang masih tipe C akan berdampak kepada pelayanan kesehatan masyarakat.

“RSU Tangsel masih tipe C di tahun 2020, (pada) pertengahan tahun 2018, Walikota Tangsel, Airin meresmikan gedung 2 RSU Tangsel. Seharusnya dengan peresmian gedung 2 tersebut, RSU Tangsel mampu naik tingkat menjadi RS tipe B. Namun, kenyataannya saat ini RSU Tangsel masih tipe C,” kata Syawqi, kepada Mcmnews.id, Selasa, (8/9/2020).

“Hal ini tentu berdampak terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Mengingat bahwa pelayanan yang banyak digunakan adalah JKN KIS yang mana menggunakan sistem pelayanan berjenjang yang dimulai dari tingkat pratama (puskesmas/klinik), kemudian RS Tipe C dan selanjutnya. Sehingga RSU Tangsel tidak bisa dijadikan rujukan berikutnya. Hal ini tentu harus di evaluasi,” lanjutnya.

Politisi Gerindra itupun menjelaskan, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie juga dinilai gagal dalam mencapai Rencana Pembangunan Jangka Menangah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Lanjut Syawqi, hal itu lantaran tidak terbangunnya Rumah Sakit tingkat Kecamatan dan tidak tercapainya pembangunan Puskesmas.

“Capain RPJMD Tangsel 2016-2021 jumlah puskesmas yang terbangun 35 Puskesmas. Saat ini, tahun 2020 yang tercapai masih 31 Puskesmas, seharusnya berdasarkan capaian RPJMD 2020 harus tercapai 34 pembangunan Puskesmas,” jelas Syawqi.

“Capaian RPJMD Tangsel 2016-2021, Terbangun 2 unit Rumah Sakit tingkat kecamatan (recananya akan dibangun di Kecamatan Serpong Utara dan Pondok Aren) saat ini belum tercapai sama sekali,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro mengatakan, pemeriksaan kesehatan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan di RSU Kabupaten Tangerang.

Hal itu lantaran, Rumah Sakit pemerintah di Kota Tangsel tidak ada yang tipe A dan tipe B.

“Pemeriksaan kesehatan tanggal 4-11 September di Rumah sakit milik Pemerintah dalam hal ini RSUD Kabupaten Tangerang, karena di Tangsel tidak ada Rumah Sakit yang kelasnya A, karena berdasarkan peraturan KPU harus kelas A, kalau tidak ada kelas A boleh ke kelas B, itu harus diwilayah satu Provinsi dan harus Di Rumah Sakit Pemerintah,” katanya, ketika ditemui Mcmnews.id, Sabtu, (5/9/2020).

back-to-top