Senin, 21 Sep 2020 | WIB

Ketua GEKIRA Banten: Tagline ‘Tangsel Untuk Semua’ Bukanlah Hal Sulit Diimplementasikan Bagi Saraswati

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 27 Agustus 2020, 19:59 WIB
MCMNEWS.ID | Gerakan Kristen Indonesia Raya (GEKIRA) Banten tatap muka bersama Rahayu Saraswati. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Ketua Gerakan Kristen Indonesia Raya (GEKIRA) Banten, Anton Jagoto, mengapresiasi langkah bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Muhamad-Rahayu Saraswati yang terbuka terhadap keberagaman.

“Mungkin sebagaimana tadi didengar, bahwa taglinenya kan Tangerang Selatan Untuk Semua, jadi tadi apa yang dibicarakan tadi tidak janji muluk-muluk, tetapi apabila mereka memegang Walikota ini bahwa akan dilaksanakan sesuai dengan aturan negara sesuai filosofi tadi yang dia bacakan,” kata Anton, Kamis, (27/8/2020).

Anton mengungkapkan, menurutnya, filosofi TANGSEL yang dijelaskan oleh Saraswati bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

Seperti halnya yang dijelaskan Saraswati soal Transparan dan Akuntable, menurutnya hal itu masih sangat relevan dan rasional.

“Masih rasional, misalnya secara berkala mereka melaporkan kegiatan mereka, saya pikir itu bukan hal yang tidak mungkin dilakukan, itu bisa dilakukan,” ungkapnya

“Jadi menurut saya apa yang diutaran itu adalah masih relevan dan rasional,” lanjutnya.

Anton menjelaskan, saat ini yang harus diprioritaskan adalah soal ketimpangan sosial, ia menyebut, masih terdapat beberapa pemukiman masyarakat yang tertinggal dari proses pembangunan Kota.

“Kalau saya melihatnya begini, ada ketimpangan kita, tadi sudah dibicarakan bahwa sesungguhnya bukan 7 kecamatan tapi 4 kecamatan. Artinya apa, di Tangsel kan ada juga perkampungan-perkampungan yang harus juga jangan jomplang dengan yang 3 kecamatan, jadi menurut saya apa yang disampaikan tadi mungkin kesitu,” ujarnya.

“Jadi paling tidak jangan jomplang, artinya masyarakat kecil levelnya bisa naik,” lanjutnya.

Terkait sosok Saraswati, Anton menjelaskan, menurutnya keponakan Prabowo Subianto itu merupakan sosok yang sangat idealis, hal itu dia katakan ketika dirinya mengenal Saraswati ketika Saraswati masih menjabat di DPR RI.

“Karena saya sudah lama kenal, perjuangannya di DPR, kalau melihat peta politik di DPR itu kan bisa saja dia di komisi berapa, tapi di DPR itu dia yang meminta di Komisi VIII, artinya komisi VIII itukan kering, gak ada duitnya, kalau dia mau di Komisi basah dia bisa,” sebut Anton.

“Tetapi kenapa dia pilih itu, ya itu idealis orang. Itu bukan persoalan uang, tapi idealis. kalau dia udah idealis dia akan jalankan sesuai dengan yang ada di jiwanya dan itu saya pikir layak untuk didukung,” tandasnya.

back-to-top