Minggu, 6 Des 2020 | WIB

Kasus Pelecehan Seksual, Rahayu Saraswati Penuhi Undangan Klarifikasi di Polres Tangsel

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 17 November 2020, 12:39 WIB
MCMNEWS.ID | Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut satu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo penuhi panggilan di Polres Tangsel. Dok: Andre

MCMNEWS.ID – Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut satu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo memenuhi panggilan klarifikasi sebagai pelapor terkait kasus pelecehan seksual yang menimpanya.

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tersebut tiba di Polres Tangsel sekira pukul 09.15, Selasa, (17//11/2020).

“Hari ini saya memenuhi undangan klarifikasi dari Polres Kota Tangerang Selatan sebagai pelapor kasus pelecehan seksual yang menimpa diri saya,” kata Rahayu Saraswati Mapolres Tangsel.

“Saya apresiasi pihak kepolisian yang cepat dan tanggap merespon kasus ini, artinya kepolisian peduli pada masalah perempuan, khususnya kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan,” lanjutnya.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga mengajak masyarakat untuk menghentikan pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan.

“Cepatnya respon Kepolisian menjadi penguatan untuk semua korban kekerasan atau pelecehan untuk berani melaporkan demi mendapatkan keadilan. Dan saya mengajak masyarakat menghentikan pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan. Ingat, Kita semua lahir dari rahim perempuan,” tegasnya

Sementara itu, kuasa hukum Saraswati, Maulana Bungaran berhara pihak kepolisian cepat mengungkap kasus tersebut dan pelakunya.

“Ada 27 pertanyaan yang diajukan ke mpok Saraswati oleh penyidik, pertanyaan fokus ke apa yang diketahui, dialami dan dirasakan, mpok tadi mengatakan pelecehan itu sebagai penghinaan terhadap dirinya sekaligus kaum perempuan, karena menyerang perempuan yang sedang hamil, karena kehamilan adalah berkat dari Tuhan, laporan ini bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan, tidak ada kaitannya dengan kontestasi Pilkada di Tangsel,” tutur Maulana.

“Kita apresiasi kepolisian yang cepat dan responsif, namun kita juga berharap pihak kepolisian bisa membongkar kasus ini dan menangkap pelakunya, ini bisa jadi efek jera bagi siapapun yang coba-coba melecehkan perempuan,” tandasnya.

back-to-top