Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Karena Anggarannya Besar, DLH Tangsel Sebut Proses Pembangunan Sheet Pile Didampingi Oleh TP4D

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 10 Juni 2020, 13:21 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID – Dalam proses pembangunan Sheet Pile di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut telah meminta pendampingan kepada Tim Pengawal, Pengaman, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Hal itu seperti dikatakan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Yepi Suherman, dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Rabu, (10/6/2020).

“Pada saat membangun Sheet Pile, karena anggarannya cukup besar, sehingga kami meminta pendampingan kepada TP4D. Ada dua proyek milik DLH Kota Tangsel yang kami minta pendampingan, yakni Proyek Taman Kota 1 BSD dan Pembangunan Sheet Pile TPA Cipeucang,” kata Yepi.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Yepi Suherman

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel, Muhammad Taufik Akbar, menyatakan, bahwa sesuai instruksi Kepala Kejaksaan Agung (Kejagung) TP4D sudah dibubarkan sejak November 2019 lalu.

“Instruksi Kepala Kejaksaan Agung (Kejagung) nomor 7 tahun 2019, TP4D telah resmi dibubarkan. Jadi waktu saya menjabat disini, sudah tidak ada lagi pendampingan,” kata Taufik.

“Saya langsung bersurat kepada setiap instansi bahwa dengan adanya instruksi tersebut, tidak ada pendampingan TP4D. Dan saya meminta kepada staf saya untuk membersihkan plang-plang atau spanduk di proyek-proyek yang ada tulisan didampingi oleh TP4D,” lanjutnya.

Taufik mengungkapkan, untuk tugas pendampingan saat ini berada pada kewenangan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha (Kasidatun). Pihaknya, imbuh Taufik, hanya melakukan pengamanan.

“Sekarang fungsinya (pendampingan) ada di Datun. Kalau di saya sekarang hanya Pam (pengamanan) saja,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sheet pile atau tanggul penahan tumpukan sampah di TPA Cipeucang yang belum genap enam bulan telah jebol beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 22 Mei 2020.

Akibat jebolnya Sheet Pile tersebut, tumpukan sampah mengalami kelongsoran sehingga menyebabkan sebagian aliran sungai cisadane tertutup sampah.

back-to-top