Detail

Hati-Hati! Berhasil Gasak Motor, Pelaku Kejahatan Gendam Kini Menyasar Tangsel

Thursday, 28 January, 2021, 19:58 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID – Nahas menimpa pria berinisial INH (22), pria yang berstatus sebagai karyawan swasta tersebut jadi korban gendam atau hipnotis.

Akibat kejadian itu, warga Kampung Poncol, Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, tersebut kehilangan motor Yamaha N-Max B 6034 VSY milik kakaknya.

Informasi yang berhasil dihimpun Mcmnews.id, awal mula raibnya Yamaha N-Max B 6034 VSY warna hitam itu terjadi di seputaran RS IMC Bintaro Jalan Raya Jombang-Ciputat. Saat itu, INH bermaksud akan membeli bubur ayam, namun secara tiba-tiba datang dua orang tak dikenal sok akrab.

Para pelaku tersebut menanyakan kabar keluarganya, padahal INH sadar bahwa dirinya gak mengenali dua orang tersebut. Namun, tiba-tiba satu orang menepuk pundaknya dan tak lama INH hilang ingatan.

“Saya waktu kejadian mau beli bubur pakai motor kakak saya, tiba-tiba datang dua orang. Salah satu dari mereka menepuk pundak saya, terus sambil tanya kabar orang tua saya. Padahal saya sebenarnya nggak kenal sama orang ini,”kata INH saat dijumpai wartawan.

Dengan begitu, tak berselang lama INH hanya bisa mengikuti ucapan pelaku. Kata dia, dirinya langsung menyerahkan kunci motor dan hanya bisa melihat motor N-Max nya dibawa kabur oleh pelaku.

Usai motornya raib, INH masih menunggu dua orang tersebut kembali dengan kondisi pikirannya tak sadar. Setelah ditunggu sekian lama, INH baru sadar jika motor N-Max hitam milik kakaknya tersebut sudah dibawa orang lain.

“Motor dibawa kabur, saya masih nungguin di lokasi, karena saya masih belum sadar kalau motor saya itu dibawa lari,” kata INH saat dijumpai di Mapolsek Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dia menyebut ada beberapa warga yang berniat mengantarnya pulang ke rumah. Warga lainnya pun ada yang mencoba mengejar pelaku, namun tak membuahkan hasil karena kehilangan jejak.

Akibat peristiwa itu, INH berinisiatif melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Pondok Aren. INH telah mendapatkan surat laporan dengan nomor : LP/39/K/I/2021/SPKT/Sek Aren, 21 Januari 2021.