Senin, 21 Sep 2020 | WIB

DLH Tangsel Siap Usulkan Percepatan Normalisasi Sungai Cisadane Ke Pemerintah Pusat

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 29 Mei 2020, 13:02 WIB
MCMNEWS.ID | Kondisi TPA Cipeucang Paska Tanggul Jebol.

MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai harus segera melakukan normalisasi Sungai Cisadane. Hal itu dikarenakan, longsornya Sheet Pile di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang yang mengakibatkan tumpukan sampah memenuhi Sungai Cisadane akan mencemari air.

Menanggapi itu, Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Yepi Suherman, mengatakan, DLH Tangsel tidak akan melakukan normalisasi Sungai Cisadane. Dikatakan Yepi, lantaran normalisasi sungai merupakan program pemerintah pusat.

“Kalau normalisasi sungai program dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane), BBWS ada rencana normalisasi sungai Cisadane, itu program jangka panjang mereka,” ungkap Yepi, ketika dikonfirmasi Mcmnews.id, Kamis malam, (29/5/2020).

Yepi menjelaskan, karena itu program pemerintah pusat, pemerintah daerah hanya bisa meminta untuk percepatan normalisasi.

“Ya karena program pusat, kita bisa usahakan percepatan. Normalisasi sungai prioritaskan yang tangsel,” jelasnya.

“Kalau daerah hanya mengusulkan minta pecepatan ke pusat. Kita kemarin sudah rapat dengan pihak balai besar, intinya pusat akan segera merapihkan kesana di sungai yang khususnya dilintasi oleh TPA,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Tangerang Kota, Turidi Susanto, mengungkapkan, stakeholder terkait diharapkan segera mengatasi permasalahan sampah disepanjang aliran sungai Cisadane.

Menurutnya harus ada koordinasi antara Pemkot Tangerang Kota dengan pihak Pemerintah Tangerang Selatan (Tangsel). Dikatakan Turidi, Dua Walikota itu harus segera bertemu agar ada Win-win Solution dalam bentuk Kinerja, Tatakelola dan Anggaran penanganan untuk melakukan Penyekatan Aliran sampah di Hulu Sungai Cisadane dan pengangkutan sampah serta Normalisasi Sungai.

“Sekarang sampah telah mencemari ekosistem sungai Cisadane dan tidak menutup kemungkinan banyak sampah yang sudah mengendap di dasar sungai, kita lihat apa sikap tanggung jawab Pemkot Tangsel untuk persoalan itu dan kita juga menuntut Reaksi cepat Walikota Tangerang agar menggerakkan Tata kelola kinerja Dinas Terkait untuk mengangkat semua sampah kiriman itu dan mengecek kadar air atas pencemaran akibat sampah tersebut,” ungkap Turini, Selasa, (26/5/2020).

Sekedar informasi, sungai sepanjang 126Km tersebut melintasi 44 kecamatan di 5 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kab. Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

back-to-top