Minggu, 6 Des 2020 | WIB

Desy Ratnasari Minta Penyelenggara Pemilu Tegas Soal Kasus Pelecehan Seksual Saraswati

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 30 Oktober 2020, 14:21 WIB
MCMNEWS.ID | Desy Ratnasari, Anggota Komisi X DPR RI. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Penyelenggara pemilu disebut harus menindak tegas kasus pelanggaran seksual yang menimpa calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut satu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Demikian disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari, ketika dikonfirmasi seusai acara for Youth to Inspire Festifal, dibilangan Bintaro, Tangsel, Jumat, (30/10/2020).

“Kita kan negara hukum, semua penyelenggara pemilu memiliki aturan, memiliki UU, memiliki kebijakan yang harus diterapkan oleh mereka dan ditegakan dengan adil dan tegas,” kata Desy Ratnasari.

Wanita yang juga merupakan Ketua DPW PAN Jawa Barat itupun mendorong agar dalam perhelatan Pilkada 2020 ini harus menguatkan kampanye positif terkait program para calon.

“Pasti kampanye hitam dimanfaatkan untuk saling menjatuhkan. Oleh sebab itu mari kita (setiap paslon) mencerdaskan pemilih kita, tidak melalui kampanye hitam tapi melalui kampanye positif yang kemudian saling bersaing,” tegas Desy.

“Kalau saya dalam konteks sebagai seorang muslim kalau benarnya gibah kalau salahnya fitnah. Nah harusnya sekarang kita berbuat baik dengan semua pihak termasuk rival dan pemilih kita. Jadi mending kita tinggalin ‘black campaign’,” tandas Desy.

Sebelumnya, Rahayu Saraswati mendapat serangan politik berupa pelecehan seksual. Foto dirinya saat mengandung anak pertama dijadikan sebagai alat serangan politik.

Ponakan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto itu sangat sedih karena foto maternity yang seharusnya sebagai bentuk kebahagiaan justru dijadikan sebagai serangan politik dan menjurus ke pelecehan.

back-to-top