Jumat, 25 Sep 2020 | WIB

Dalam Rangka Tertib Administrasi, Disdukcapil Tangsel Sebut Khusus Jalur Zonasi PPDB 2020 Hanya Menggunakan NIK Pada KK

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 29 Mei 2020, 18:55 WIB
MCMNEWS.ID | Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Dedi Budiawan.(Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Dalam rangka menciptakan tertib administrasi kependudukan dan mendukung kelancaran pelaksanaan PPDB online tahun 2020, khusus untuk pendaftaran jalur zonasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebutkan, bahwa saat ini menggunakan data base Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon siswa pada Kartu Keluarga (KK).

Hal itu dijelaskan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangsel, melalui surat bernomor 470/2051/Dafduk yang ditandatangi langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dam Pencatatan Sipil Kota Tangsel, Dedi Budiawan.

“Pelaksanaan PPDB online sekolah di Kota Tangerang Selatan yang dilakukan oleh Dindikbud Kota Tangerang Selatan (Tingkat TK, SD, SLTP) dan Dindikbud Provinsi Banten (tingkat SLTA) khusus jalur zonasi sudah menggunakan basis database Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon siswa pada Kartu Keluarga (KK) dengan batasan minimal waktu domisili 1 tahun sejak tanggal mulai pendaftaran online berdasarkan verifikasi dan validasi domisi/kedatangan pada wilayah kelurahan zonasi yang dituju,” tulis pedoman pada nomor 1 dalam surat tersebut.

“Dengan memperhatikan hal tersebut diatas dan ketentuan peraturan yang berlaku, maka surat keterangan domisili tempat tinggal yang dikeluarkan oleh RT/RW dan Lurah dinyatakan tidak berlaku, selanjutnya lurah tidak diperbolehkan menerbitkan surat keterangan tersebut untuk keperluan PPDB online maupun pelayanan publik lainnya,” sebut point nomor 3 dalam surat tersebut.

Disebutkan juga dalam surat tersebut, KK yang diterbitkan oleh kepala Disdukcapil khusus keperluan PPDB online tahun 2020 tidak perlu dilegalisir dan sekolah tidak diperbolehkan mempersyaratkan legalisir KK.

Sementara itu, KK yang diterbitkan oleh Camat dinyatakan tidak berlaku sejak tahun 2015, maka dari itu, Disdukcapil menyarankan agar orang tua siswa mengganti KK tersebut kekantor Disdukcapil dengan membawa surat pengantar untuk persyaratan PPDB Online tahun 2020.

“Dalam rangka physical distancing, penerbitan KK yang ditandatangani oleh kepala Disdukcapil, akan dilayani oleh fasilitas drop box yang sudah disediakan di kantor Disdukcapil, dan orang tua siswa diwajibkan memenuhi standar protokol kesehatatan Covid-19,” tulis surat tersebut.

“Apabila masih terdapat kendala teknis NIK calon siswa, maka orang tua siswa hanya berkoordinasi dengan operator sekolah masing-masing, selanjutnya operator sekolah yang akan menyelesaikan ke Disdukcapil secara daring/online,” tulis point 10 dalam surat tersebut.

back-to-top