Senin, 21 Sep 2020 | WIB

Beredar “Chat Viral” Di duga Mobilisasi ASN Tangsel Untuk Pilkada, Syauqi: Bawaslu Harus Responsif

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 19 Juni 2020, 20:16 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok: Ilustrasi)

MCMNEWS.ID – Anggota Fraksi Gerindra-PAN DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Syauqi Farhan Mawali, mendesak agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel harus responsif menindaklanjuti beredarnya screenshoot percakapan disalahsatu Whatsapp Group.

Dalam screenshoot tersebut berisi perintah Sekertaris Kelurahan (Sekel) untuk mengumpulkan data lengkap ASN, non ASN, pengurus RW dan RT, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat serta bantu untuk mencari koordinator TPS.

Syauqi mengatakan, hal itu patut diduga sebagai sebuah upaya mobilisasi birokrasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

“Tangerang Selatan punya sejarah buruk 10 Tahun yang lalu ketika pilkada pertama kalinya harus diulang dikarenakan adanya kecurangan yang dilakukan oleh seorang oknum pejabat pemerintahan Kota Tangsel,” katanya dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Jum’at, (19/6/2020).

“Pejabat tersebut memerintahkan agar birokrasi mendukung calon incumbent hari ini. Saya dan juga masyarakat Kota Tangsel tidak ingin hal itu terjadi lagi,” tambahnya.

Politisi dari daerah pemilihan Pondok Aren itupun menjelaskan, akibat kecurangan yang pada saat itu terjadi, proses Pilkada harus diulang dan itu menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Untuk itu saya meminta Bawaslu Kota Tangsel harus responsif untuk menyelidiki hal ini. Jangan menunggu adanya aduan. Dan Saya juga meminta kepada aparatur pemerintah untuk menjaga netralitasnya di pilkada ini, tolong jaga kepercayaan rakyat,” tandasnya.

back-to-top