Kamis, 24 Sep 2020 | WIB

Belum Genap 1 Tahun, Tanggul TPA Cipeucang Seharga Rp 24 Miliar Jebol. PSI : Harus Diusut Tuntas

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 22 Mei 2020, 20:56 WIB
MCMNEWS.ID | dok. (mcmnews.id)

MCMNEWS.ID – Anggota DPRD Kota Tangsel Fraksi PSI, Alexander Prabu, angkat bicara menyoal jebolnya tanggul penahan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Kota Tangsel.

Alex mengungkapkan, setelah mendapat informasi jebolnya tanggul penahan  ‘gunung sampah’ tersebut, dirinya bersama Aji Bromokusmo, yang juga merupakan anggota DPRD Fraksi PSI Kota Tangsel langsung mendatangi lokasi.

Alex menjelaskan, sesuai cerita warga Pesona Serpong, tanggul jebol sekitar pukul 01:00 dini hari, menjelang sahur air sungai mulai terlihat naik.

“Waktu warga meninjau ke lokasi, terlihat sheet file yang jebol hanya sekedar dipasang diatas tumpukan sampah, tanpa ada terlihat struktur ataupun penguat,” jelas Alex, Jum’at, (22/5/2020).

“Bagaimana tidak banjir jika hujan malam ini, sekarang saja sudah mulai gerimis begini. Ditambah, air sungai itu untuk bahan air baku PDAM Tangerang Selatan, sudah kacau  ini,” tambahnya.

Sementara itu, Aji Bromokusumo mengungkapkan, dirinya akan menelusuri lebih dalam tentang jebolnya tanggul penahan tersebut. Dikatakan Aji, termasuk kontraktor mana yang membangun tanggul tersebut.

Pasalnya menurut warga, tanggul yang menahan tumpukan sampah sampai setinggi 3 meter tersebut, baru selesai rampung bulan Desember 2019 lalu.

“Menurut informasi warga, itu nilainya Rp. 24 miliar, dan memang itu masih tanggung jawab kontraktor, sekali lagi kami PSI akan menelusuri seluruh proses tender, mencermati RAB, dan evaluasi menyeluruh. Kalau memang benar itu pengerjaan tembok asal pasang, ditumpuk di atas sampah tanpa struktur atau penguat, itu harus diusut tuntas,” tegasnya.

“Hasil penelusuran sementara kami, informasi awal nilai kontrak tersebut sebesar Rp. 23.851.489.070,51; dengan nilai segitu, belum sampai enam bulan sudah jebol, patut dipertanyakan. Tunggu penelusuran kami lebih jauh,” tandas Aji.

back-to-top