Selasa, 29 Sep 2020 | WIB

Bawaslu Tangsel Temukan Ribuan Selisih Data Pada Hasil Coklit

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 15 September 2020, 12:33 WIB
MCMNEWS.ID | Muhamad Acep (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan adanya selisih data pada hasil coklit yang dilakukan oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) di lapangan.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan, selisih data tersebut ditemukan pada saat dibandingkan dengan jumlah perekaman data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Dari hasil penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), terdapat selisih sebesar 25.000 data.

“DPS yang ditetapkan oleh KPU dalam Rapat Pleno Penetapan DPS adalah sebesar 924.602. Dalam teori DPT, pemilih merupakan orang yang memiliki KTP-EL. Dimana, Disdukcapil merilis bahwa ada 950.463 data yang wajib KTP-EL,” kata Acep, dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Selasa, (15/9/2020).

Acep melanjutkan, setelah mengetahui hal tersebut, pihaknya meminta keterangan dari KPU terkait dengan selisih yang menyangkut ribuan data tersebut.

“Karena KPU tidak memberikan data By Name By Address, makanya kami melihat angka yang muncul dalam Rapat Pleno tersebut,” ungkapnya.

“Melihat data ini masih sangat jauh dari data yang dimiliki oleh Disdukcapil apalagi hasil rekomendasi KPU RI,” tandasnya.

Acep pun berharap penyelenggara melakukan evaluasi terhadap selisih mencolok dari data pemilih tersebut.

back-to-top