Jumat, 25 Sep 2020 | WIB

Bau Sampah Tercium, Zulfa Gerindra Desak Pemkot Berikan Kompensasi Kepada Masyarakat Yang Terdampak

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 07 Juni 2020, 11:09 WIB
MCMNEWS.ID | Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapil Serpong Setu, Zulfa Sungki Setiawaty. (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID – Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari Fraksi Gerindra-PAN, Zulfa Sungki Setiawaty, mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel segera memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak dari baunya sampah di TPA Ciepucang.

“Sudah 2 Minggu sejak dinding penahan Sampah TPA Cipeucang ambrol dan bau sampah menyebar hingga radius 7Km, tidak ada kata permintaan maaf dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kepada masyarakat di Kecamatan Serpong dan Setu hingga di Seberang Sungai Cisadane yaitu Kecamatan Cisauk dan Pagedangan,” kata Zulfa, Minggu, (7/6/2020).

“Sesungguhnya bukan hanya permintaan maaf yang harus disampaikan, tetapi juga kompensasi materi akibat dari bau sampah tersebut,” tambahnya.

Zulfa menjelaskan, hal itu karena merujuk pada Peraturan Daerah Kota Tangsel Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah, Pemkot Tangsel bukan hanya harus meminta maaf kepada masyarakat, namun harus memberikan kompensasi.

“Dapat saya jelaskan disini dalam Pasal 35 ayat 1, 2, dan 3 diatur tentang kompensasi akibat dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh penanganan sampah di Tempat Pemerosesan Akhir Sampah,” jelas Zulfa.

“Dampak negatif tersebut antara lain, pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, longsor, kebakaran, ledakan akibat Gas Metan serta hal lain yang menimbulkan dampak negatif,” lanjut Zulfa.

Politisi dari daerah pemilihan Serpong Setu itupun, mengatakan, pemberian kompensasi ada banyak bentuknya, seperti relokasi, pemulihan lingkungan, biaya pengobatan kesehatan, dan Kompensasi dalam bentuk uang.

“Kalau yang terjadi hari ini adalah pencemaran udara, udara yang dihirup oleh masyarakat selama 2 minggu ini serta udara yang dihirup oleh masyarakat disekitar Cipeucang selama bertahun tahun wajib di berikan Kompensasi berupa uang,” kata Zulfa.

“Janganlah penegakan Perda ini hanya untuk Masyarakat saja tapi juga saat ini Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah lalai dalam penanganan Sampah sehingga berdampak Negatif bagi Masyarakat. Jangan menunggu Masyarakat Marah dan tidak percaya lagi kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan, segera lakukan kewajiban sesuai Perda dan Perwal yang ada.” tandasnya.

back-to-top