Detail

Banyak Dikeluhkan, KIPP Indonesia: Bawaslu Tangsel Kurang Sosialisasi Kepada Masyarakat

Sabtu, 14 November, 2020 4:02 pm

MCMNEWS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai harus proaktif mencari fakta laporan dan mempublikasikannya melalui media.

Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Kaka Suminta, menanggapi kekecewaan LBH Sahabat Suhendar, terhadap laporan tentang pencantuman data diri yang dilakukan Benyamin Davnie pada data di KPU.

“Pada saat orang melakukan pelaporan atau informasi, itu bisa jadi temuan Bawaslu dan ditindaklanjuti. Bawaslu bisa mencari fakta yang sebenarnya terjadi seperti apa,” kata Kaka Suminta, Sabtu (14/11/2020).

“Jika ada kasus dugaan kebohongan publik, kalau bukti bukti sudah ada, tinggal diperiksa. Nah sekarang itu diperiksa atau ngga,” lanjutnya.

Menurutnya, Bawaslu harus aktif dalam membuka informasi publik. Terlebih, pada kasus-kasus yang tengah ditangani.

“Berikan informasi kepada masyarakat mana dugaan pelanggaran, mana yang dugaan pidana Pilkada. Jika terjadi banyak kasus yang dikeluhkan, bisa jadi bawaslu kurang sosialisasi kepada masyarakat,” tuturnya.

“Bawaslu itu harusnya lebih banyak ruang kepada publik, terlebih di masa pandemi seperti ini. Proses tahapan, proses kasusnya, itu harus disampaikan kepada masyarakat. Memberikan informasi yang lebih kepada masyarakat, terlebih kepada media,” tandasnya.