Detail

Baliho ‘Koruptor Ngacir’ Dicopot. Repdem Tangsel: Ada Yang Gelisah

Sunday, 15 November, 2020, 17:56 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ronald Adelius menyebut dalam berpolitik tidak boleh membawa perasaan (Baper).

Demikian dikatakan Ronald menanggapi pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) baliho bertuliskan ‘Coblos nomor 1, Koruptor Ngacir, Bebas Banjir, Tangsel Lancar’.

“Konten dalam salah satu Alat Peraga Kampanye (APK) milik Rahayu Saraswati itu kan ajakan baik. Jangan Baper. Menurut saya, ada yang gelisah dengan tulisan itu,” kata Ronald Adelius, Minggu, (15/11/2020).

Ronald menjelaskan, APK yang dipasang dalam kontestasi Pilkada Kota Tangsel tentunya bertujuan untuk menjaring suara masyarakat.

“APK itu kan tujuannya untuk menjaring simpati masyarakat. Konten yang ada pun, tidak berbau ujaran kebencian. Itu ajakan yang baik kok. Koruptor ngacir itu kan artinya jika terpilih, Rahayu Saraswati akan memberikan pemerintahan yang bebas korupsi,” tegas Ronald.

“Tangsel bebas banjir, Tangsel lancar, itu kan berarti akan ada perbaikan di seluruh lini Kota Tangsel. Jadi itu ajakan yang baik, ujaran yang baik,” lanjutnya.

Ronald mengatakan, bahwa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hanya menjalankan tugas. Dia pun menduga ada pihak yang menginstruksikan pencopotan spanduk tersebut.

“Saya tidak menyalahkan Satpol PP. Mereka itu kan menjalankan tugas, mungkin ada yang gelisah, ada yang gerah dengan tulisan tersebut, sehingga (yang gelisah) diduga menginstrusikan penurunan spanduk tersebut,” tandasnya.