Detail

Bagikan Bingkisan Cakada di Masa Tenang, Oknum KPPS di Tangsel Diberhentikan Tidak Hormat

Senin, 7 Desember, 2020 1:52 pm

MCMNEWS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merespon cepat tindakan seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) wilayah Kelurahan Jelupang, Serpong Utara.

Komisioner KPU Tangsel Divisi Hukum dan Pengawasan, Taufiq MZ, mengatakan, anggota KPPS tersebut langsung diberhentikan secara tidak hormat setelah melakukan penyebaran Formulir C dengan disisipi poster salah satu pasangan calon ditengah masa tenang Pilkada Kota Tangsel.

“Sudah langsung kita tindaklanjuti, dan yang bersangkutan diberhentikan dengan tidak hormat. Demikian mas,” kata Taufiq, Minggu malam, (6/12/2020).

Taufik mengungkapkan, setelah mendengar kejadian tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi kepada jajaran dibawahnya, guna menjaga integritas Netralitas, Profesionalitas hingga semua tahapan Pilkada berakhir.

Untuk proses hukum, dikatakan Taufik, terkait potensi pelanggaran yang dilakukan oknum anggota KPPS tersebut diserahkan kepada Bawaslu Tangsel.

“Ranah dan wewenang kita sampai disitu (pemecatan-red) mas. Adapun ranah hukum terkait potensi pelanggaran, pidana dan lainnya wewenang Bawaslu,” pungkas Taufiq.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Serpong Utara (Serut), Ahmad Zaeni, membenarkan adanya pemberian bingkisan dari salah satu Paslon yang dilakukan oleh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayahnya.

Namun, kata Zaeni, pelaku mengaku tidak mengetahui bingkisan yang diberikan kepada warga berisi barang-barang bergambar salah satu kontestan Pilkada, lantaran pelaku hanya dititipkan oleh seorang warga saat membagikan formulir pencoblosan.

“Benar mas ada pembagian bingkisan yang dilakukan anggota KPPS saat membagikan formulir pencoblosan di wilayah Kelurahan Jelupang, Serut. Cuma pengakuan pelaku, dia engga tau isi bingkisannya apa, karena dititipin sama ibu RT buat dibagiin ke warga. Ada sepuluh bingkisan,” kata Zaeni.

Saat ini, lanjut Zaeni, anggota KPPS bernama Jaya yang membagikan bingkisan tersebut telah diberhentikan secara tidak terhormat.

“Terlepas dia tahu atau engga, ini sudah melanggar kode etik penyelenggara, jadi kita langsung berhentiin secara tidak terhormat. Jangankan kejadian ini yang memang ada barangnya, ada penyelenggara yang gesturnya mengarah ke Paslon juga kita langsung pecat,” tandasnya.