Kamis, 1 Okt 2020 | WIB

APBD Tangsel 2020 Turun Menjadi 3,6 Triliun, Benyamin Davnie Berikan Penjelasan

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 12 September 2020, 19:55 WIB
MCMNEWS.ID | Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, mengakui turunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel lantaran karena adanya pandemi Covid-19.

Demikian diungkapkan Benyamin Davnie, seusai Rapat Paripurna Persetujuan Bersama DPRD dan Walikota Tangsel Tentang Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, di Gedung DPRD Kota Tangsel, Sabtu, (12/9/2020).

Benyamin mengatakan, APBD Kota Tangsel turun dari yang sebelumnya sebesar Rp 4 Triliun, menjadi Rp 3,6 Triliun.

“Sekarang turun kita karena covid, karena pendapatan daerah turun dari (sebelumnya) Rp 4 Triliun menjadi Rp 3,6.Triliun,” kata Benyamin Davnie, Sabtu, (12/9/2020).

“Ya karena pendapatan daerahnya tidak tercapai, ekonomi kemarin kan dengan covid sejak dari maret sampai sekarang hampir stagnan, sehingga pendapatan daerah tidak tercapai,” lanjutnya.

Benyamin mengungkapkan, penyebaran wabah virus Covid-19 membuat tempat pariwisata di Kota Tangsel seperti hotel dan restoran menjadi sepi pengunjung, sehingga berpengaruh terhadap pendapatan.

“Kasarnya begini, saya bagaimana mau minta pajak hotel, hotelnya kosong. Saya bagaimana mau minta pajak restoran, restorannya baru bangkit sekarang,” jelas Benyamin.

Pria yang akrab disapa Bang Ben itupun menyebutkan, dengan adanya perubahan APBD, Pemkot Tangsel akan fokus pada pelayanan kesehatan, pemulihan ekonomi, dan jaring pengamanan sosial.

“Perubahan APBD ini adalah untuk menyikapi perubahan tadi penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan, mulai perubahan APBD ini kita harus tetap fokus pada pelayanan kesehatan, pemulihan ekonomi, dan jaring pengamanan sosial,” tandasnya.

back-to-top