Minggu, 27 Sep 2020 | WIB

Air Surut, Baju Dan Kasur Basah Jadi Sampah Dominan Di Tangsel

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 04 Januari 2020, 17:34 WIB
MCMNEWS.ID | Petugas kebersihan Pemkot Tangsel sibuk mengangkut sampah pasca Banjir.

MCMNEWS.ID – Banjir yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa waktu terakhir meninggalkan bekas sampah yang diketahui hingga 80 ton. Sampah baju dan kasur mendominasi saat diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dikatakan Kasie Pengelolaan Sampah pada DLH Kota Tangsel Rastra Yudhatama, bahwa pasca banjir yang melanda beberapa lokasi di Kota Tangsel, pihaknya telah mendistribusikan 80 ton sampah sejak tanggal 1 Januari lalu.

“Kurang lebihnya sampai hari ini 80 ton, sampah baju dan pakaian, kasur basah (menjadi sampah) dominan. Itu sejak tanggal 1 Januari kemarin. Kita langsung bawa ke TPA Cipeucang,” kata Yudha, kepada media, Jumat, (04/01/2020).

Menurut Yudha, pihaknya memfokuskan terhadap titik-titik terparah yang terkena banjir dan volume sampahnya terbanyak seperti, Perumahan Pesona Serpong, Kayu Gede Graha Raya, dan Pondok Maharta.

“Seperti Pesona Serpong, Graha Mas Kayu Gede dan Maharta, Iya armada (pengangkutan) kita pertebal. Yang lainnya masih berlangsung, Besok kita lanjutkan,” jelasnya.

Sampah yang dihasilkan Kota bertajuk Cerdas, Modern dan Religius tersebut, setiap harinya diperkirakan hingga 250 ton. Dan, imbuh Yudha, sampah yang diangkut oleh DLH terbatas hingga pukul 17.00 wib.

“Yang masuk ke TPA sekitar 250 Ton. Yang kita layani oleh DLH. (Pendistribusian sampah) Cuma sampe sore saja jam 5 an, Karena TPA (Cipeucang) tutup jam segitu,” pungkas Yudha.

back-to-top