Sabtu, 31 Okt 2020 | WIB

2 Kasus Ini Disebut Bisa Mempengaruhi Elektabilitas Benyamin Davnie Dan Keponakan Airin Di Pilkada Tangsel

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 14 September 2020, 13:44 WIB
MCMNEWS.ID | Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Dalam 10 tahun kepemimpinan Airin Rachmi Diany di Kota Tangerang Selatan disebut memiliki dua permasalahan besar yang dianggap akan berpengaruh terhadap elektabilitas Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie yang maju sebagai calon Walikota dalam kontestasi Pilkada 2020 mendatang.

Dua permasalahan yang dimaksud adalah kasus korupsi Alat Kesehatan (Alkes) yang melibatkan suami Airin, Tubagus Chaeri Wardana (TCW), serta jebolnya sheet pile Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin berpendapat, menurutnya, dua permasalahan tersebut disinyalir dapat menurunkan elektabilitas petahana, yakni Benyamin Davnie yang berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan.

“Jika rakyat paham dan tahu kasus tersebut (Alkes dan Jebolnya Sheet Pile TPA Cipeucang), tentu akan berdampak pada elektoral pasangan tersebut (Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan). Namun persoalannya, seberapa banyak masyarakat Tangsel yang tahu kedua kasus tersebut,” kata Ujang Komarudin, Senin, (14/9/2020).

“Jika kedua isu tersebut terus menerus masuk ke ingatan masyarakat Tangsel, bisa saja akan menurunkan elektabilitas pasangan Benyamin-Pilar,” lanjutnya.

Ujang menjelaskan, TCW yang saat ini diindikasikan masih aktif ‘mengatur’ proyek-proyek di Kota Tangsel, sudah menjadi rahasia umum, di kalangan masyarakat.

“(Peran TCW dalam kasus Alkes) Bukan hanya di Tangsel. Kasus Alkes di Pemprov Banten juga. Ini (TCW disinyalir ‘mengatur proyek-proyek di Tangsel) bukan rahasia lagi,” tambahnya.

back-to-top