Detail

15 Nakes dan 7 Siswa PKL Puskesmas Jombang Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Dibatasi

Rabu, 24 Februari, 2021, 20:47 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID  –  Sedikitnya 22 pegawai layanan publik di Puskesmas Jombang, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat terkonfirmasi Covid-19. 7 Diantaranya yakni siswa yang tengah melaksanakan Pelatihan Kerja Lapangan (PKL).

Kepala Puskemas Jombang Mulyadi menjelaskan, 22 orang tersebut terdiri dari 15 tenaga kesehatan dan tujuh siswa yang tengah menjalani magang kerja di Puskesmas Jombang.

“Petugas 15 orang terpapar Covid-19 sama tujuh siswa PKL (praktik kerja lapangan),” ujarnya saat dihubungi, Rabu (24/2/2021).

Menurut Mulyadi, diketahui positif Covid-19 setelah dinyatakan reaktif usai dua kali rapid test, lalu menjalani swab dengan metode polymerse chain reaction (PCR) pada Minggu (21/2/2021).

Diketahui, ke 22 pegawai yang terkonfirmasi covid-19 ini sejak tiga hari yang lalu dan saat ini sudah menjadi isolasi mandiri di rumah masing-masing karena berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Proses magang kerja para siswa tersebut juga dihentikan sementara.

“Dari 3 hari yang lalu, 2 kali rapid test sama swab itu udah sama, swab itu kan 10 hari keliatan. Saat ini mereka isolasi mandiri di rumah masing-masing, puskesmas tetap bekerja,” ungkap Mulyadi.

Kepala Puskesmas Jombang, Mulyadi menjelaskan, jika layanan informasi yang tertera bukan berarti menutup Puskesmas Jombang.

“Enggak, enggak tutup, kami pelayanan tetap di puskesmas. Karena rawat inap sama IGD malam dan informasi tersebut untuk mengurangi kerumunan sementara,” ujar Mulyadi.

Pelayanan kesehatan bagi warga dikurangi 50 persen dan jam operasional dibatasi hingga pukul 12.00 WIB.

“Karena SDM (sumber daya manusia) yang intinya, kayak bidan, perawat, dokter, sampai sopir ambulans, ini kena,” kata Mulyadi.

“Sekarang dikurangi 50 persen. Biasanya 100, sekarang dikurangi. Kemudian bukanya cuma jam 08.00 sampai jam 12.00 WIB,” pungkasnya.