Senin, 28 Sep 2020 | WIB

Siswi SMA Negeri 1 Tangsel Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 28 Februari 2020, 22:35 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok : Ilustrasi)

MCMNEWS.ID –  Kasus perundungan terhadap pelajar kembali terjadi, kali ini kasus perundungan terjadi di sekolah SMA Negeri 1 kota Tangerang Selatan (Tangsel). Korban berinisial AMP (16) siswi kelas XI diduga mendapatkan perlakuan tersebut dari kakak kelasnya berinisial T (17).

Kaka korban, Ferly mengatakan, Menurut kesaksian Korban, Kejadian bermula saat jam istirahat sekolah, sesaat setelah korban beli makanan, ketika ingin kembali kekelas tiba-tiba didatangi oleh kaka kelas dan langsung melakukan body shamming.

“Jadi adik saya lagi jajan sama teman-temannya, pada saat jalan menuju kelas tiba-tiba adik saya dijegat oleh pelaku, pelaku langsung bilang kenapa lo pake behel ?, kenapa lo sekolah disini ?, gak pantes lo sekolah disini.” Ungkap Ferly menirukan cerita adiknya, Jumat, (28/2/2020).

“Setelah ditanya-tanya seperti itu, adik saya langsung didorong oleh pelaku hingga terjatuh sampai kepalanya terkena kulkas” tambahnya.

Ferly melanjutkan, tak tahan dengan perlakuan sang senior, adiknya langsung melakukan perlawanan dengan menjambak rambut senior.

Tidak hanya sampai disitu, merasa tidak senang dengan respon korban, pelaku langsung mengumpulkan teman-temannya untuk melanjutkan aksinya setelah jam pulang sekolah.

“Kebetulan seniornya ini anak cheers, Jadi dia ngumpulin anak (ekstrakurikuler) cheers 15 orang lebih, terus jam 15.55 dia masukin adik saya ke kelas kosong. Bagi tugas ada yang jaga diluar kelas dan ada yang eksekusi” tutur Ferly.

Menurut Ferly, setelah kejadian tersebut, saat ini psikologis adiknya merasa terganggu lantaran masih trauma, dia mengungkapkan adiknya sering menyendiri di kamar dan tidak mau makan.

Saat ini pihak keluarga akan membawa kasus ini kejalur hukum guna mendapatkan keadilan, ferly mengatakan dirinya akan membuat laporan di Polres Tangsel.

Saat dikonfirmasi, Kabareskrim Polres Tangsel, AKP Wibisono mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan mengenai kasus tersebut, namun dirinya akan segera menindak jika sudah ada laporan.

“Nanti saya cek dulu yaa, Insya Allah nanti saya akan dateng ke lokasi untuk melakukan pengecekan” Kata Wibisono saat ditemui wartawan, Jum’at, (28/2/2020).

Sampai saat berita ini dimuat, pihak sekolah belum bisa ditemui untuk dimintai keterangan.  

back-to-top