Senin, 28 Sep 2020 | WIB

Saling Paparkan Visi Misi, PKB Tangsel Jaring Bacalon Walikota Dan Wakil Walikota Tangsel

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 07 Maret 2020, 15:37 WIB
MCMNEWS.ID | Siti Nur Azizah dan beberapa Bacalon Walikota yang lain memberikan paparan visi misinya dihadapan pengurus ranting PKB se-Tangsel yang baru dikukuhkan). (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID –  Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan kegiatan pemaparan visi misi untuk bakal calon walikota dan wakil walikota Tangsel.

Acara yang diselenggarakan di Auditorium S. Hardjomigoeno STP Sahid, Tangerang Selatan Banten (7/03/2020) itupun dihadiri oleh Siti Nur Azizah, Muhammad, Dudung E. Drajat, Tomi Patria dan Benyamin Davnie.

Ketua Penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, Muthmainnah mengatakan, para kandidat yang mendaftarkan akan diuji visi dan misinya oleh fungsionaris PKB Kota Tangsel.

“Ada beberapa yang mengikuti penyampaian visi misi di PKB yakni Siti Nur Azizah, Muhammad, Tomi Patria, Dudung E Drajat,  dan Benyamin Davnie. Yang paling utama, para kandidat harus cinta mati pada NKRI dengan tidak terpapar radikalisme,” katanya.

“Acara ini juga diisi dengan pengukuhan pengurus ranting se-Tangsel oleh Ketua Umum DPP PKB H. Muhaimin Iskandar,” lanjutnya.

Muthmainnah mengungkapkan, acara pemaparan visi dan misi dihadiri oleh 360 orang yang terdiri dari unsur Pengurus DPC, PAC, dan Ranting PKB Tangsel yang setiap peserta akan mengisi form penilaian Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Tangsel terkait pandangannya tentang masalah pendidikan, ekonomi, keamanan dan hukum, infrastruktur, pelayanan publik dan tekhnologi informasi yang diuji oleh seorang panelis bernama Robi Sugara.

“Semua bacalon akan dinilai langsung yang nanti akan menjadi pertimbangan DPP PKB dalam menentukan siapa yang layak dicalonkan. Tidak ada rekayasa, seleksi berdasarakan form penilaian yang kami rekap untuk diserahkan ke DPP PKB,” ucapnya.

“Seluruh kader PKB di Tangsel akan ikut menentukan siapa yang paling layak untuk didukung PKB. Yang jelas PKB sendiri sampai saat ini, akan terus melakukan lobi-lobi politik untuk membentuk koalisi mengingat suara hanya empat kursi,” lanjutnya.

Muthmainnah mengungkapkan, tantangan membangun Kota Tangsel ialah kebersihan kota, antisipasi tingkat pengangguran dengan program peningkatan kualitas SDM yang ada di Tangsel saat ini, supaya lebih kreatif.

“Tangsel merupakan Kota jasa, yang jika tidak siap SDM akan banyak kehilangan peluang pengembangan,” pungkasnya.

back-to-top