Kamis, 1 Okt 2020 | WIB

Resmi, Siti Nur Azizah Balon Wali Kota Tangsel Berlabuh Ke Partai Demokrat

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 16 April 2020, 10:15 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID –  Bakal calon walikota Tangsel Siti Nur Azizah resmi merapat ke Partai Demokrat. Kepastian tersebut didapat setelah ia masuk dalam kepengurusan DPP Partai Demokrat sebagai Wasekjen yang diumumkan langsung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (15/04).

Siti Nur Azizah ditunjuk menjadi Wakil Sekjen Partai Demokrat periode 2020-2025. Dia akan membantu Teuku Riefky Harsya yang didapuk menjadi Sekjen.

Merujuk dari struktur DPP Demokrat yang baru, selain Siti Nur Azizah nama lainnya yang menjadi wasekjen adalah Andi Timo Pangerang, Putu Supadma Rudana, Renanda Bachtar, Ingrid Kansil, Muhammad Rifai Darus, Jansen Sitindaon, Imelda Sari, Irwan, serta Agust Jovan Latuconsina. Para wakil sekjen akan membantu Sekjen Teuku Rifky Harsya.

Siti yang lahir di Jakarta, 5 September 1972 itu merupakan anak keempat  dari delapan bersaudara Ma’ruf Amin dari mendiang istrinya Siti Churiyyah.

Siti Nur Azizah merupakan istri anggota DPR RI asal Sulsel dari Partai NasDem yakni Muh Rapsel Ali.

Diketahui, Siti Nur Azizah ingin ikut berkontestasi di Pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan periode 2020-2025. Akan tetapi, dia belum resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Azizah mengatakan memang sudah mantap berlabuh di partai berlambang Mercy ini. Doktor ilmu hukum ini memilih Demokrat setelah melakukan diskusi dengan banyak kalangan. Ia menilai sosok ketua umum AHY menjadi pertimbangannya kenapa harus berlabuh ke partai pemenang pemilu 2009 ini. Menurut Azizah,  AHY sebagai anak muda perlu didukung karena memiliki pemikiran yang hebat dalam membangun Indonesia ke depannya. Kata dia, anak muda memiliki banyak ide-ide segar bagaimana membuat perubahan. Dengan semangat yang dimiliki AHY, perlu diberikan dukungan yang besar.

“Kita harus memberi dukungan, kita harus memperkuatnya. Tentunya dengan semangat perubahan untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Disinggung Pilkada Tangsel, dirinya meyakini akan mampu memperkuat posisi partai secara lokal. Terutama dalam hal membuat kota ini menjadi lebih baik lagi. Dirinya yakin bisa membuat perubahan di kota Tangsel.

“Saya memiliki semangat yang sama dengan Partai Demokrat. Tinggal sedikit sentuhan partai ini akan kembali bangkit,” ujarnya.

Baginya, pilihan pada Demokrat merupakan bagian dari kesadaran sejarah untuk mendukung kaum muda maju dan berperan dalam gelanggang politik. Ditunjang dengan sosok ketua umum yang terhitung muda. Bahkan paling muda diantara ketua umum partai lainnya.

“Ini gagasan penting untuk regenerasi politik di Indonesia. Generasi tua dan generasi muda itu harus sambung-sinambung, saling mendukung. Saya tidak rela generasi muda dipinggirkan. Dia harus diberi peran signifikan. Demokrat telah mulai mengambil langkah nyata dalam hal ini,” ungkapnya

Selain itu, Siti menjelaskan alasan tertarik bergabung ke Demokrat karena partai yang dipimpin AHY memiliki garis ideologi nasionalis-religius.

Ia menilai, ideologi tersebut memudahkan dirinya terjun berinteraksi ke masyarakat secara lintas agama, suku bangsa, maupun antar golongan.

“Ibarat wadah, maka Demokrat itu wadahnya luas, sehingga bisa menampung berbagai aspirasi dan kepentingan dari masyarakat Indonesia yang majemuk tanpa kepura-puraan,” pungkasnya.

back-to-top