Selasa, 22 Sep 2020 | WIB

Pemkot Tangsel Di Nilai Terlalu Santai Tangani Dampak Pandemi Corona

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 23 Maret 2020, 18:30 WIB
MCMNEWS.ID | Sudiar, Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Tangerang Selatan. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Wakil ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sudiar, menilai langkah Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menangani penyebaran Virus Covid-19 belum maksimal.

Menurutnya, Pemkot Tangsel terlalu santai dalam menghalau penyebaran Virus yang sudah memakan korban 4 nyawa di Kota yang memiliki moto Cerdas, Modern, dan Religius ini.

“Kami dari Fraksi PKB melihat tindakan dari Pemkot untuk penanganan Covid-19 ini kayanya (terkesan) santai banget gitu, kami akan memberikan semacam surat pandangan dari Fraksi PKB untuk Walikota dan meminta Walikota untuk bisa segera menangani dengan serius,” kata Sudiar saat di wawancara, Senin, (23/3/2020).

“Diantaranya kita masih melihat belum adanya himbauan dari walikota untuk masyarakat (tentang) tata cara penanganan terhadap penyabaran covid 19 ini,” lanjutnya.

Sudiar menjelaskan, menurutnya salah satu titik yang harus menjadi konsentrasi Pemerintah adalah Pasar Tradisional, hal itu dikatakan Sudiar, karena Pasar Tradisional merupakan tempat berinteraksi banyak orang.

“Kemudian kedua juga terhadap pasar-pasar tradisional, itu belom juga ada semacam tindakan bagaimana para pedagang harus bersikap atau menyikapi terhadap penyebaran virus corona ini. Perlu ada tata cara penyampaian, misalnya para pedagang harus pakai sarung tangan atau make apa gitu ya, untuk antisipasi,” jelasnya.

“Kemudian juga banyak Supermarket di Tangsel itu juga perlu dihimbau keras kepada para pelaku usahanya supaya segera melakukan penyemprotan seterilisasi disinfektan untuk masing-masing di setiap wilayahnya,” tambahnya.

Selain itu, Sudiar juga mengingatkan, agar pemerintah memperhatikan pom bensin yang berasa di Tangsel. karena menurutnya tempat itu berpotensi menyebarkan virus.

“Pom bensin Pertamina itu juga perlu maupun pom-pom bensin yang lainnya. Perlu dilakukan segera sosialisasi kebawah dari pemkot ini melalui OPD terkait atau BPBD Tangsel supaya bisa di antisipasi bisa dibatasi penyebaran covid 19 di Kota Tangsel ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, dalam data yang diterima mcmnews.id pada Sabtu, (21/3/2020), jumlah korban yang meninggal akibatVirus Covid-19 di Kota Tangsel totalnya sudah mencapai 4 orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat ada 115 orang. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 56 orang. Lalu yang dinyatakan positif dan sedang dirawat ada 4 orang.

back-to-top