Sabtu, 19 Sep 2020 | WIB

Pemkot Tangsel Dapat Bantuan Berlimpah, Kenapa 87 KK di Serpong Mengaku Belum Dapat

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 29 April 2020, 14:16 WIB
MCMNEWS.ID | Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyerahkan bantuan kepada Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, di Jakarta, Selasa, 28/4/2020. (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID  – Sebagai wilayah terdampak Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan bantuan sosial yang cukup melimpah. Sebelumnya dari Kementerian Sosial (Kemensos), kini bantuan tersebut hadir dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Melimpahnya bantuan tersebut, belum dirasakan 87 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong. Seperti yang dikatakan Taufik salah seorang Ketua RW di lingkungan Serpong, bahwa warganya hingga kini belum juga mendapatkan bantuan, terlebih mereka yang terdampak corona.

“Belum ada bantuan dari Pemkot (Tangsel) dalam bentuk apapun. Dari Provinsi (Banten) juga nggak, dari Kemensos baru minta data doang. Kalau di wilayah RW saya yang terdampak sesuai data dari RT sekira 87 (KK),” kata Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2020).

Taufik menambahkan, bantuan kepada mereka yang terdampak, didapatkan dari swadaya masyarakat.

“(Tidak ada bantuan) Sampai hari ini. Makanya kami bangun solidaritas mandiri dari kepedulian warga. Saya sudah sampaikan ke Lurah Ciater (Pak Endang) waktu banjir untuk minimal diturunkan sembako ala kadarnya untuk yang terdampak banjir. Tapi blm ada tindakan,” tuturnya.

“Yah (87 KK sudah kelaparan). Dampak Covid-19 ini kan banyak orang kami yang dirumahkan, kena PHK tanpa pesangon. Dengan diperlakukan PSBB juga semakin mempersempit gerak masyarakat makanya kami coba himpun dari donasi seadanya dari kami untuk mereka,” tandasnya.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun, diketahui bantuan sosial seharusnya sudah didistribusikan sejak 21 April 2020. Hal tersebut (didistribusikan sejak 21 April) diungkap oleh Lurah Jurangmangu Timur, Kamaludin.

“Sampai saat ini kami sama sekali belum menerima bantuan sosial, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Tangsel. Coba kami minta tolong media untuk follow up bantuan sosial yang seharusnya disalurkan per 21 April 2020,” ucap Kamaludin,” kata Kamaludin, seperti dilansir dari situs media online nasional, Selasa (28/4/2020).

back-to-top