Detail

Pemkot Depok Minta Wilayah Zona Orange dan Merah Shalat Ied Dirumah

Jumat, 7 Mei, 2021, 20:36 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota Depok menegaskan kepada masyarakat yang bermukim di zona oranye dan merah pada tingkatan RT agar tidak melaksanakan shalat ied secara berjamaah di masjid.

Hal ini dikarenakan adanya instruksi dari Pemerintah Pusat mengenai penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah sesuai zonasi.

“Pelaksanaan shalat ied nantinya akan sesuai dengan instruksi dari Menteri Dalam Negeri. Selain itu, akan dilihat juga dari parameter pada PPKM Mikro,” jelas Dadang Wihana Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok.

“Tercatat hingga kini ada satu zona merah dan 31 zona oranye, nanti minggu depan akan kita pantau lagi jumlahnya semoga ada banyak perubahan,” ungkap Dadang.

Warga yang ada di zona merah dan oranye akan diminta melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri bersama keluarga di rumah sesuai rujukan dari PPKM skala Mikro.

“Dari rujukan tersebut, tempat ibadah yang berada di zona oranye dan merah diharap tidak melaksanakan kegiatan peribadahan,” Ujarnya.

Dia juga mengungkapkan perihal isi surat pernyataan tersebut salah satunya adalah panitia penyelenggara bertanggung jawab merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi protokol kesehatan.

Sampai saat ini penularan Covid-19 di Kota Depok dan Jabodetabek kasusnya mulai meningkat, terutama saat liburan.

“Kekhawatiran kita terdapat peningkatan kasus setelah liburan Idul Fitri,” kata Dadang.

Dia mengatakan, kenaikan kasus dalam dua minggu terakhir kisaran penambahannya 100 hingga 150 orang. Dibanding dua minggu yang lalu, kisarannya mencapai 200 orang. Dadang menilai, kondisi tersebut fluktuatif karena dipengaruhi angka kesembuhan.

“Angka kesembuhan tinggi maka berpengaruh total kasus aktif, Kita mengantisipasi terjadinya lonjakan pada masa liburan makanya akan dilakukan pengetatan selama libur Idul Fitri,” tukas Dadang.

Laporan: Irfan Kurniawan