Selasa, 22 Sep 2020 | WIB

Lawan Corona, 58 Warga Tangerang Sudah ‘Terbebas’ dari Virus Corona

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 02 April 2020, 13:49 WIB
MCMNEWS.ID | Walikota Tangerang, Arief Wismansyah. (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID –  Meskipun angka kasus positif virus corona atau Covid-19 terus bertambah di wilayah Tangerang. Namun, masih ada harapan untuk bisa bangkit dan sembuh. Tercatat, 65 orang yang ada di wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan dinyatakan sembuh dari virus corona.

Orang-orang yang sembuh itu tadinya masuk dalam kasus positif, PDP (pasien dalam pengawasan), ataupun ODP (orang dalam pemantauan). Yang mana, terbanyak berada di Kota Tangerang, yakni 58 orang dinyatakan sembuh dan terbebas dari Covid-19.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, yang ditemui usai mengadakan Rapat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melalui teleconference dengan Forkopimda di Gedung Puspem Kota Tangerang, pada Rabu (1/4).

“Datanya ada 58 orang yang sembuh, ini sedang kita breakdown antara ODP, PDP dan juga yang positif,” ucapnya.

“Artinya ini ada peningkatan, dari awal ada kasus corona di Kota Tangerang,” lanjutnya.

Arief pun mengingatkan kepada seluruh warga Kota Tangerang untuk tetap meningkatkan imunitas tubuh, agar tidak terpapar virus.

“Tingkatkan imunitas tubuh dengan melakukan berjemur diri antara pukul 10-11 pagi dan sering-sering buka ventilasi di rumah agar udara bersirkulasi dengan baik, jangan lupa minum vitamin,” paparnya.

Sementara itu, Pemkot Tangerang telah melakukan rapid test pada 2.045 orang dan 26 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

“Dari 2.045 orang yang melakukan rapid test, data yang masuk baru 1.575 orang dan 26 diantaranya positif. Programnya setelah hasilnya positif, sementara isolasi mandiri kemudian nanti akan segera dilaksanakan test swab oleh Dinas Kesehatan,” jelas Walikota.

Perlu diketahui, rapid test di Kota Tangerang sementara diprioritaskan bagi tenaga medis RS dan Puskesmas, ODP, PDP, orang yang kontak erat dengan pasien positif, Influenza Like Illness (ILI) dan masyarakat umum dengan random sampling terhadap 13 kecamatan dan 104 kelurahan sesuai dengan kepadatan penduduk.

back-to-top