Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Berikan Kewenangan Kepala Daerah Untuk Umumkan Corona

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 13 Maret 2020, 19:52 WIB
MCMNEWS.ID | Presiden RI, Joko Widodo.

MCMNEWS.ID – Statement Gubernur Banten Wahidin Halim terkait beberapa warganya yang positif Corona (Covid-19) membuat sebagian orang angkat bicara. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo, ia meminta kepala daerah tidak mengumumkan pasien yang positif Corona di wilayahnya.

Menyikapi hal ini Presiden Joko Widodo menegaskan tidak pernah memberikan kewenangan Pemerintah Daerah untuk mengumumkan pasien positif Corona.

“Sebetulnya inginnya kita sampaikan tetapi kita berhitung kepanikan di masyarakat,” ungkap Jokowi di Bandara Soetta, Jumat (13/3/2020).

Kata dia hal itu tentunya untuk meredam kepanikan yang akan terjadi di masyarakat. “Biarkan Pemerintah Pusat yang mengelola informasi tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, di setiap negara tentunya memiliki aturan yang berbeda. Terlebih lagi untuk penanganan Covid-19 ini. Sedangkan di Indonesia sendiri memilih untuk bergerak ketika ada cluster baru tanpa harus mengumumkan dimana lokasi cluster itu berada.

Dia meminta kepada setiap komponen masyarakat agar bisa berperan penting untuk menuntaskan penyebaran virus corona di Indonesia. “Saya percaya setiap kita bisa memainkan peranan penting bersama-sama dalam menghadapi tantangan ini,” ujarnya.

Dia berharap untuk mencegah hal yang tidak dinginkan dengan cara menjaga pola hidup sehat. “Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Kemudian jangan sampai stres karena dapat mengganggu imunitas tubuh,” pungkasnya.

back-to-top