Selasa, 22 Sep 2020 | WIB

Hoax Ramai, TRUTH Kritisi Gugus Tugas Soal Keterbukaan Dan Central Informasi

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 25 Maret 2020, 21:19 WIB
MCMNEWS.ID | Wakil Koordinator TRUTH, Jupri Nugroho. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID –     Tangerang Public Tranparency Watch (TRUTH) menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kurang update kudet dalam memberikan informasi soal epidemi virus covid-19 kepada masyarakat. Pasalnya, penyebaran virus yang begitu cepat sudah memakan 4 korban jiwa di Tangsel.

Wakil Koordinator TRUTH, Jupri Nugroho, menyesalkan sikap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel yang justru enggan membuat jaringan situs informasi soal penyebaran dan pencegahan Corona ditengah masyarakat.

“Jumlah masyarakat Positif Covid-19 terus bertambah di Tangsel bahkan masuk dalam zona merah, namun sampai hari ini tidak ada informasi yang cepat dan update yang didapatkan masyarakat. Jika melihat Kabupaten atau Kota Tangerang, masyarakat disana dapat mudah akses terkait jumlah dan sebaran yang ada di kecamatan bahkan sampai kelurahan,” kata Jupri lewat rilis resminya kepada wartawan, Rabu (25/3/2020).

Jupri menegaskan, hingga saat ini masyarakat tidak diberi akses guna mengetahui hal tersebut (penyebaran Corona), bahkan, tambah Jupri, pihak Gugus Tugas mengatakan pembuatan jaringan situs informasi dianggap akan memperkeruh keadaan.

“Pertama bahwa sampai hari ini tidak ada akses masyarakat Tangsel untuk mengetahui hal tersebut. Justru kota lain berfikir sebaliknya agar masyarakat lebih waspada dan melakukan social distancing dengan benar,” tutur Jupri.

“Semakin aneh ketika Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kota Tangsel mengatakan bahwa pembuatan website akan membuat resah masyarakat. Kami menilai bahwa ini kesesatan berfikir di tengah semakin banyaknya hoax yang tidak terbendung di masyarakat terkait sebaran covid-19 di Tangsel,” tambahnya.

Selain tidak adanya akses informasi bagi masyarakat, jaringan informasi yng dibangun oleh Pemkot Tangsel, belum juga melakukan pembaharuan informasi, seperti yang dipantau oleh Jupri.

“Kedua, akun resmi baik sosial media maupun website milik Dinas Kesehatan Kota Tangsel tidak ada yang update terkait informasi Covid-19, disalah satu akun resmi instagram @dinaskesehatantangsel diposting nomor telpon Informasi terkait Covid-19 dan Nomor Hotline Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) justru nomor tersebut tidak merespon dengan cepat, dibanjiri dikolom komen kekecewaan masyarakat,” katanya lagi.

“Selanjutnya akun resmi milik Pemkot @humaskotatangsel tidak ada informasi yang detail yang ada justru foto kegiatan pejabat seputar covid-19 yang secara substansi tidak penting. Kami sebagai masyarakat sangat menunggu respon cepat dari Walikota dan Wakil Walikota Tangsel dalam memberikan ruang informasi, agar masyarakat tidak tersesat informasi, dan melakukan social distancing dengan benar,” pungkasnya.

back-to-top