Selasa, 29 Sep 2020 | WIB

Hari Pertama PSBB di Tangsel, Pemuda GM CEKAL Covid 19 Bantu Bagikan Ratusan Masker Gratis

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 18 April 2020, 14:35 WIB
MCMNEWS.ID | Humas GM CEKAL Covid 19, Irfan Kurniawan saat membagikan masker kepada masyarakat dan pedagang, Sabtu (18/04).

MCMNEWS.ID – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang mulai diberlakukan hari ini, Sabtu (18/4/2020), direspon positif oleh Gerakan Muda Cegah dan Tangkal Covid 19 (GM CEKAL Covid 19).

GM CEKAL Covid 19, yang terdiri dari beberapa pemuda kader Organisasi Karang Taruna RW 019 Kel Serua Ciputat bersama Puluhan Kader Organisasi Suara Kreasi Anak Bangsa (SKAB) melakukan aksi kampanye bertajuk “Saling Menjaga, Aku Bagi Masker, Kamu Pakai Masker”.

Dalam kampanye itu, para Pemuda membagikan masker gratis serta mengajak seluruh warga untuk membentengi diri dengan penggunaan masker sebagai bentuk solidaritas.

Humas GM Cekal Covid-19, Irfan Kurniawan, mengatakan, Pembagian masker gratis berbahan kain dan sosialisasi penggunaan masker berbahan kain kepada masyarakat merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan orang lain di sekitarnya untuk mencegah penularan wabah Covid-19.

“Kami menilai ketika aturan social dan physical distancing masih sukar diterapkan, maka penggunaan masker kain untuk masyarakat umum dinilai cukup efektif untuk menurunkan risiko penularan Covid-19,” kata Irfan Kurniawan, Humas GM CEKAL Covid 19, saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4/2020).

Meskipun banyak fasilitas umum yang ditutup, namun beberapa sektor vital seperti fasilitas kesehatan, pasar atau minimarket tetap buka selama PSBB. Dikatakan Irfan, GM CEKAL Covid 19 pun mendukung opsi tersebut karena dianggap mampu mencegah penularan penyakit namun tetap menjaga daya beli masyarakat.

Irfan melanjutkan, menurutnya gerakan ini juga membantu Pemerintah Kota Tangsel dalam menerapkan PSBB, meningkatkan kesadaran masyarakat masih sangat kurang.

“Faktanya masih banyak pekerja yang beraktivitas di luar rumah, karena kondisi yang terpaksa membuat mereka tetap bekerja mencari rejeki, namun masih terlihat para pencari rejeki ini beraktivitas tanpa menggunakan masker sehingga berisiko terpapar Covid-19,” katanya.

“Masker ini kita bagikan kepada para pekerja harian seperti ojol yang masih keliling tetap narik, pedagang ketoprak, penjual es, pemulung dan masyarakat lainnya yang selalu menjadi tulang punggung keluarga untuk memperoleh rejeki,” tambahnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, sangat mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh para pemuda tersebut. Menurutnya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, diperlukan gotong royong oleh semua elemen masyarakat, termasuk pemuda.

“Itu memang yang kita harapkan, karena untuk memutus mata rantai covid-19 ini, perlu peran serta masyarakat, sangat diperlukan gotong royong antar seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya GM CEKAL Covid 19 juga menggelar aksi penyemprotan cairan disinfektan, pendataan warga serta sosialisasi edukasi terkait pola hidup bersih sehat (PHBS) bekerjasama dengan pengurus lingkungan RT/RW setempat demi pencegahan penularan virus covid 19.

back-to-top