Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Hardiknas 2020 di Tengah Pandemi “Belajar dari Covid-19” Dindikbud Tangsel Ajak Putuskan Mata Rantai Covid-19

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 02 Mei 2020, 11:17 WIB
MCMNEWS.ID | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Tangerang Selatan, Drs. Taryono, Msi. (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap tahunnya biasa ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, disertai dengan penyampaian pidato atas perjuangan pahlawan terdahulu.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), peringatan Hardiknas 2 Mei tahun 2020, mengharuskan setiap orang untuk tetap di rumah sesuai peraturan pemerintah provinsi Banten dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Memperingati Hardiknas di tengah pandemi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Pedoman Penyelenggaraan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020. Kemendikbud mengumumkan tema Hardiknas 2020, yaitu Belajar dari Covid-19, serta mempublikasikan logo resmi Hardiknas 2020.

Kemendikbud mengimbau setiap satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan, kantor instansi pusat dan daerah, serta perwakilan Republik Indonesia di luar negeri tidak mengadakan kegiatan/aktivitas peringatan Hardiknas 2020 yang mengakibatkan berkumpulnya orang banyak pada suatu lokasi.

Pedoman Penyelenggaraan Hardiknas Tahun 2020 disampaikan melalui surat Nomor 42518/MPK.A/TU/2020, ter tanggal 29 April 2020 dan ditandatangani oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim.

Untuk penyelenggaraan upacara bendera di setiap daerah atau instansi seperti tahun-tahun sebelumnya, Kemendikbud meniadakannya untuk tahun 2020. Hal itu merupakan sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala dinas pendidkan dan kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Taryono, menyampaikan, sesuai edaran yang disampaikan Kemendikbud, pihaknnya sudah menyampaikan kesetiap sekolah. Meski demikian pihaknya menjamin dapat melakukan terobosan pembelajaran jarak jauh dan pelayanan administrasi pendidikan tetap berjalan dengan baik.

“Semakin memberikan tantangan bagi guru untuk terus berinovasi dalam memberikan pembelajaran jarak jauh. Tentu tidak lebih mudah dari pembelajaran tatap muka, namun dengan inovasi dan semangat yang terbarukan pembelajaran di Tangsel berjalan dengan baik,” terang Taryono, Sabtu (02/05/20).

Di tengah pandemi Covid-19, ini Dindikbud Tangsel selalu mengingatkan para pembelajar baik siswa maupun mahasiswa di ingatkan tetap di rumah dan jaga jarak aman untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar pemerintah pusat bisa dengan cepat memberantas wabah covid-19 yang saat ini terjadi di Indonesia bahkan negara lainnya.

“Kami menghimbau para pelajar dan orang tua menyampaikan supaya baik putra maupun putrinya tetap di rumah. Untuk materi belajar guru-guru yang akan menyampaikan melalui online atau group sosial media. Tentu ini sangat membantu pemerintah pusat memutus penyebaran Covid-19,” harap Taryono.

Pedoman Penyelenggaraan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 disusun dengan memperhatikan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona virus Disease 2019 dan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non-Alam Penyebaran Coronavirus Disease 2019 sebagai Bencana Nasional. 

back-to-top