Sabtu, 19 Sep 2020 | WIB

Habiskan Anggaran Ratusan Miliar, Bukan Cuma Toilet, Gedung Baru DPRD Juga Alami Kebocoran.

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 07 Februari 2020, 20:54 WIB
MCMNEWS.ID | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel.

MCMNEWS.ID – Sekretaris Fraksi Partai PSI DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Aji Bromokusumo, mendesak Dinas Bangunan dan Penataan Ruang untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap Gedung DPRD kota Tangsel.

Demikian disampaikan Aji Bromokusumo, lantaran menanggapi viralnya berita tentang toilet DPRD Kota Tangsel yang bocor dan bau.

Menurutnya, bukan hanya toilet yang bermasalah, ia mengatakan ruang paripurna tempat dilantiknya anggota DPRD Kota Tangsel pun mengalami kebocoran yang cukup parah.

“Bocor merata di seluruh penjuru gedung yang jelas terlihat ketika hujan lebat, ember penampung bocor terlihat di mana-mana. Plafon yang menghitam berjamur, menghijau berlumut menghiasi tiap lantai.” kata Aji, dalam keterangan yang di terima mcmnews.id, Jumat, (7/2/2020).

“Anak tangga yang tidak rapi dan renggang dari tembok nampak jelas. Toilet pria yang akhirnya ditutup dan ditempel tulisan rusak memang paling parah. mampet, lumutan dan berbelatung.” lanjutnya.

Menurutnya harus kembali dipertanyakan bagaimana awal gedung yang belum setahun ditempati tersebut dirancang. Ia mengungkapkan, dalam rakor evaluasi sudah sering disampaikan penjelasan kepada Dinas Bangunan dan Penataan Ruang, namun tidak nampak ada perbaikan.

“Perlu ditelusuri bagaimana desain awalnya, bagaimana Detail Engineering Design (DED), kesesuaian RAB dengan kondisi di lapangan, bagaimana dengan Manajemen Konstruksinya (MK), bagaimana dengan pengawasannya, bagaimana dengan Mekanikal Elektrikalnya (ME), bangunan yang kualitasnya di bawah standar kok bisa diserahterimakan. Dengan anggaran sangat fantastis sampai Rp. 200 miliar, kualitasnya mejadi sebuah pertanyaan?” jelas Aji.

“(saya) akan mengekskalasikan masalah ini lebih jauh dengan mengusulkan untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh lembaga independen yang berkompeten, yang dikenal luas memiliki reputasi dan berkompeten bidang keilmuannya” tutup Aji.

back-to-top