Kamis, 24 Sep 2020 | WIB

Gibran Berharap Pilkada Bukan Sekedar Kontestasi Tapi Ajang Kreativitas Anak Muda

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 30 Juli 2020, 17:48 WIB
MCMNEWS.ID | Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dalam Pilkada Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID –    Bakal calon Wali Kota Solo dalam Pilkada 2020 dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka  berharap Pilkada tidak hanya jadi ajang kontestasi politik tapi juga kreativitas anak muda.

Saat muncul di Kantor DPC PDIP Solo, Kamis (30/7/2020) saat menyerahkan hewan kurban ke sejumlah lokasi di Kota Solo. Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo, tampil beda. Mereka mengenakan seragam pemberian dari pendukungnya.

Di belakangnya seragam itu terdapat latar belakang gapura Pasar Klewer yang menjadi salah satu ikon Kota Solo. Di depan terdapat gambar karikatur Gibran-Teguh sedang naik banteng di atas karpet merah.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengaku sangat mengapresiasi Ide-ide kreatif anak-anak muda.

Gibran mengaku kaos tersebut merupakan pemberian dari pengusaha distro di Solo.

“Senang dikasih baju seperti ini, menunjukkan ide kreatif anak muda. Ini berarti Solo tidak kalah dengan Bandung atau Bali,” katanya.

Dirinya juga menyebut Pilkada Kota Solo tidak hanya akan menjadi kontestasi politik tapi juga ajang kreatif anak muda. Meskipun hari ini sudah mengenakan seragam tapi dirinya belum memastikan kaos tersebut menjadi seragam resmi untuk kampanye.

Teguh Prakosa menambahkan saat ini mereka masih menampung ide-ide desain seragam yang akan dipakai. Saat ini sudah banyak desain baju baik dari relawan maupun dari struktural partai yang diberikan.

“Ini baru mencari ide, kita kan orang Jawa ada filosofi ada daya magis. Jadi seolah-olah saat dipakai itu juga bisa jadi doa, tidak hanya untuk kemenangan saja. Tapi nanti setelah jadi pemimpin bisa mengayomi dan mensejahterakan masyarakat Solo,” jelas Teguh.

Pada kesempatan itu, Gibran juga menyerahkan tiga sapi kurban. Sapi berjenis limosin dengan berat 631 kg diberikan di Kantor DPC PDIP Solo, selain itu juga menyerahkan sapi limosin seberat 560 kg untuk PCNU. Serta sapi limosin seberat 525 kg untuk Muhammadiyah Solo.

back-to-top