Disperindag Tangsel Kembali Gelar Bazar Murah Tahap Kedua
Selasa, 6 Desember 2022, 11:31 WIB
Penulis : MCMNEWS.ID
MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar bazar murah tahap kedua untuk penanggulangan inflasi.
Bazar Murah tahap kedua sendiri berlangsung selama tiga hari dari tanggal 6 Desember hingga 8 Desember 2022.
Kepala Disperindag Kota Tangsel, Heru Agus Santoso menerangkan, Bazar Murah merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk mensubsidi berbagai barang kebutuhan pokok masyarakat
Dikatakan Heru, selain Bazar Murah, pihaknya juga melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan diantaranya operasi pasar terpadu, operasi pasar khusus dan pengawasan.
“Dari Disperindag ada beberapa yang kami lakukan, yang pertama itu bazar murah, operasi pasar terpadu, kemudian kita mslakikan kegiatan operasi pasar reguler di titik-titik kecamatan yang ada di keluarahan,” kata Heru, Selasa, (6/12/2022).
“Kemudian kita lakukan operasi pasar khusus yang masih kita koordinasikan dengan beberapa pihak termasuk Bulog terkait beberapa bahan yang harus diperbaiki reduksi transformasinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga pada Disperindag Kota Tangsel, Gozali, mengungkapkan, selain Bazar Murah, pihaknya juga melaksanakan kegiatan lain sebagai upaya penanggulangan inflasi.
“Ada empat kegiatan yang dilaksanakan oleh Disprindag untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga BBM, salah satunya operasi pasar reguler dan bazar murah komoditi,” kata Gozali.
Gozali menjelaskan, khusus untuk operasi pasar reguler nantinya akan dilaksanakan di tengah-tengah pemukiman masyarakat. Hal itu dilakukan agar kegiatan yang dilakukan pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau bazar reguler nanti kita akan masuk ke tengah-tengah masyarakat, nanti lokasinya akan dipilih oleh pihak Kelurahan dan Kecamatan, yang mana diantara mereka yang perlu diintervensi oleh kebutuhan pokok,” terangnya.
“Dimana masyarakat yang membutuhkan maka akan kita intervensi dalam bentuk kegiatan operasi pasar. Kita undang tenant-tenant, baik dari bulog dan berbagai macam toko ritel,” tambahnya.
Dikatakan Gozali, dalam operasi bazar reguler, harga kebutuhan pokok yang dijual akan lebih murah dari harga normal.
“Ada minyak goreng, ada beras, gula pasir, yang intinya sembako, kebutuhan dasar masyarakat. Semua yang dijual dibawah harga normal karena kita memberikan subsidi,” pungkasnya. ADV