Selasa, 29 Sep 2020 | WIB

Cari Sumber Sebaran Covid 19, Dinkes Tangsel Lakukan Rapid Test 122 Orang Positif Corona

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 03 Mei 2020, 5:11 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok : Ilustrasi)

MCMNEWS.ID  –  Dinas Kesehatan bersama Gugus tugas Covid -19 terus berupaya mencari sumber penyebaran Covid-19 diwilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Kota Tangsel Tulus Muladiyono, menjelaskan Pemkot Tangsel telah menerima alat rapid test sebanyak 5.611 dan per 1 Mei 2020 alat rapid test sebanyak 4.099, alat yang invalid sebanyak 24. 

Hasil dari rapid test untuk negatif Sebanyak 3.953 dan reaktif sebanyak 122. Sedangkan alat yang tersisa sebanyak 1.512.

Menurut Tulus, rapid test yang dilakukan di rumah sakit ini sebanyak 1.373 dengan persentase kehadiran sebesar 33,7 persen. Hasilnya, pasien negatif sebanyak 1.332 orang dan reaktif (dinyatakan positif) sebanyak 41 orang (33,6 persen). Untuk yang di puskesmas sebanyak 2.045 dengan persentase 50,2 persen. Hasilnya, negatif sebanyak 1.976 dan reaktif sebanyak 41.

Rapid test, kata Tulus, juga dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Dinas Kesehatan. Di Labkesda dilakukan sebanyak 333 dengan persentase sebesar 8,2 persen dengan hasil negatif 333 dan reaktif 0 persen.

“Untuk di Dinkes sebanyak 324 dengan persentase sebanyak 8,0 persen. Dengan hasil negatif sebanyak 312 dan reaktif sebanyak 12,” ujarnya.

Total dari semua yang telah dijalani, lanjut Tulus sebanyak 4.075 dengan persentase 100 persen, hasil negatif sebanyak 3.953 dan reaktif sebanyak 122.

Sedangkan untuk rapid test yang dilakukan dari Provinsi Banten dilakukan di Pondok Aren Sebanyak 247 yang dirapid dengan hasil positif 1, negatif sebanyak 245 dan invalid 1, Jombang sebanyak 331 dengan hasil positif sebanyak 4, negatif Sebanyak 324, invalid sebanyak 3, Lengkong Gudang Timur sebanyak 252  dengan hasil positif 0 negatif Sebanyak 249, invalid sebanyak 3. 

Pasar Serpong sebanyak 150 dengan hasil negatif Sebanyak 149, reaktif sebanyak 1, invalid 1, untuk di Pasar Modern BSD yang telah dirapid sebanyak 350 dengan hasil negatif sebanyak  347, reaktif 0, invalid 3. Untuk di Pasar Modern Bintaro sebanyak 252 dengan hasil negatif Sebanyak 247 dan reaktif sebanyak 5 invalid 0, Sedangkan di Pasar Ciputat sebanyak 226 dengan hasil reaktif 0, negatif Sebanyak 266 invalid 0.

Tulus menjelaskan Rapid test bukan penentu utama seseorang dinyatakan terinfeksi virus corona atau tidak. Bagi yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test, masih harus melanjutkan tes dengan metode swab menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Rapid test dilakukan dengan menggunakan spesimen darah untuk pengujian virus corona di tubuh seseorang. Sementara tes swab lewat PCR atau genome sequencing dilakukan dengan menguji lendir dari tenggorokan, kerongkongan, atau hidung,” papar Tulus.

back-to-top