Detail

Buntut BPNT Bermasalah, AMP ‘Geruduk’ Kantor Kejari Pandeglang

Rabu, 24 Februari, 2021, 22:44 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Puluhan mahasiswa yang terdiri dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pandeglang (AMP) geruduk Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang soal carut marutnya supplier program Bantuan Non Pangan Tunai (BNPT) yang diangap memangkas hak masyarakat penerima manfaat.

Koordinator AMP, Kiki Badhrul Hakiki, mengutarakan rasa kecewanya terhadap perusahaan supplier Persekutuan Komanditer (CV) Kenzi One Indonesia karena dianggap telah memangkas hak masyarakat dengan memberikan komoditas pangan yang tidak layak dikonsumsi.

“CV. Kenzi One Indonesia sebagai supplier program bantuan pangan telah cacat. Perusahaan tersebut diketahui menyupplier sejumlah telur busuk bagi masyarakat penerima manfaat program bantuan pangan di Pandeglang,” katanya dalam keterangan tertulis kepada mcmnews.id, Rabu, (24/02/2021)

Kiki meminta kepada Kejaksaan Negeri untuk bertindak tegas terhadap Perusahaan supplier yang menghisap masyarakat yang memberikan komoditas pangan yang tidak layak konsumsi.

“Masyarakat kita ini sudah miskin jangan lagi di hisap. Oleh sebab itu kedatangan kami kali ini meminta kepada Kejari Kabupaten Pandeglang tegas terhadap perusahaan lintah darat yang menghisap masyarakat. Masyarakat kita ini sudah miskin jangan lagi di hisap,” tegasnya.

Kiki pun menuntut Bupati Pandeglang, selaku Kepala Daerah harus melihat persoalan mafia pada bantuan pangan yang sangat merugikan masyarakat.

“Membersihkan mafia bantuan pangan harus jadi ajang pembuktian kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang bahwa Irna Narulita-Tanto selaku Kepala Daerah sangat konsen kepada kesejahteraan masyarakat sesuai dengan janji pilkada Desember lalu,” tuturnya.