MCMNEWS.ID | Dok: Humas Tangsel
Orang nomor satu se-Tangsel itu pun mengapresiasi seluruh karya dan peserta yang telah berpartisipasi dalam perhelatan sayembara ini.
“Tidak hanya lima karya finalis saja, namun 24 karya lainnya yang telah menuangkan segala ide, konsep, dan gagasan desain bangunan Bundaran Maruga untuk menjadi salah satu etalase kota yang dapat mencitrakan Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern dan religius, yang menjadi pusat dunia perdagangan dan jasa,” terangnya.
Sayembara ini, kata Benyamin, merupakan implementasi yang dilakukan guna mewujudkan kota yang cantik.
“Bundaran Maruga akan kita jadikan landmark, jadi tempat nongkrong anak-anak muda, dan sebagainya. Sehingga ke depan diharapkan Tangsel sebagai kota baru. Bukan Bunderan Maruga saja, hasil karya lainnya akan kami terapkan, aplikasikan,” tuturnya.
Sementara, Direktur PT Propan Raya, Yuwono Imanto sebagai pihak pelaksana teknis, menuturkan bahwa sayembara Bundaran Maruga yang diinisiasi oleh Pemkot Tangsel ini menjadi yang paling spesial dan memiliki nilai yang tinggi.
Termasuk jika dibandingkan sederet sayembara yang telah dijalankan selama ini.
“Bagi kami, sayembara ini walaupun scope-nya bukan kementerian, tetapi punya nilai yang istimewa, karena sayembaranya ini adalah sayembara kawasan. Ini yang luar biasa,” katanya.