Kamis, 24 Sep 2020 | WIB

Bentrok Ormas Pecah Di Bogor, 5 Motor Rusak

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 20 Januari 2020, 19:30 WIB
MCMNEWS.ID | Kondisi Bentrok Massa Ormas BPPKB dengan Pemuda Pancasila di Jalan Yasmin, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2020).

MCMNEWS.ID – Dua organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrokan di Jalan Yasmin, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. Video bentrok kedua ormas tersebut viral di media sosial, terlihat puluhan massa saling kejar. 

Dalam video itu juga terlihat ada sebuah mobil Kijang super milik BPPKB yang dirusak. Kaca jendela mobil berplat F1159 CA tersebut dipecahkan. Sementara beberapa sepeda motor dihancurkan dengan menggunakan batu dan kayu. Sementara warga yang berada di sekitar lokasi tampak khawatir dan berusaha menghindar. 

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, pemicu bentrokan karena adanya kesalahpahaman dua ormas. 

Menurut Hendri, pemicu bentrok ialah ada anggota ormas BPPKB merusak pos Pemuda Pancasila (PP) di Bojonggede, Kabupaten Bogor. Sempat diredam oleh kepolisian, namun ada aksi pembakaran sepeda motor di Bogor Kota, pada Senin (20/1) dini hari.

Hendri menuturkan, kelompok ormas yang tidak terima dengan insiden terbakarnya sepeda motor tersebut membuat mereka melakukan penyerangan di dekat Hotel Bogor Valley atau di Jalan Yasmin. Saat bentrokan akses Jl Yasmin sempat ditutup karena banyak pengendara baik roda dua dan empat yang ketakutan untuk melintas.

“Sejumlah orang menggunakan atribut ormas PP bergerak menuju arah datangnya ormas yang diduga BPPKB dengan jumlah massa yang lebih banyak sehingga membuat anggota ormas BPPKB melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor milik mereka yang terparkir di depan Hotel Bogor Valley sehingga anggota ormas PP membakar sepeda motor yang diduga dipakai oleh ormas BPPKB,” jelasnya.

Akibat insiden itu, lima motor mengalami rusak parah dan posko salah satu ormas terbakar. Polisi kemudian menuju ke lokasi untuk meredam suasana. Hendri memastikan situasi di sekitar lokasi saat ini sudah kondusif. “Sudah kondusif, ada massa sekitar 50 orang terlibat, sudah aman ya,” tegasnya.

Meski begitu, Hendri mengatakan pihaknya masih berjaga di Jalan Yasmin, Bogor. Polisi juga tengah memanggil pimpinan dari kedua ormas untuk dilakukan pembicaraan guna mendinginkan suasana.

Hendri mengimbau kepada masyarakat Kota Bogor jangan takut. Sebab, situasi sudah terkendali dan tidak ada lagi keributan antar ormas, semua sudah diatasi.

“Imbauan dari kami masing masing ormas lebih tertib karena bagaimana pun juga pendirian ormas ini untuk membantu pemerintah daerah dalam kegiatan kemasyarakatan yang positif,” pungkasnya.

back-to-top