Detail

Viral Video Syur Sepasang Remaja di Serang, Ini Kata Bupati Serang Ratu Tatu

Tuesday, 16 March, 2021, 15:59 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ikut angkat suara soal video syur Parakan 01 yang berisi sepasang remaja sedang melakukan adegan enak-enak di belakang Rumah Toko (Ruko) di Kelurahan Kreo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

Video berdurasi 2 menit 41 detik itu sempat viral di sosial media beberapa hari lalu. Video tersebut menampilkan adegan pasangan remaja yang diduga masih bersekolah sedang bercumbu itu di pojok bangunan ruko yang sepi. Aksi tersebut kemudian terhenti akibat motor yang melintasi area ruko.

Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Serang pada tanggal 10 Maret 2021 dan direkam oleh warga yang menyaksikan adegan panas pada siang hari itu.

Menanggapi hal itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku kaget video syur itu terjadi di Kabupaten Serang.

Tatu mengungkapkan, kasus tindakan asusila tersebut harus disikapi dengan serius dan akidah juga menjadi perhatian penting selain pendidikan formal dari sekolah.

“Kalau sudah menyangkut moral, ini persoalan berat yang harus disikapi dengan serius oleh semua kalangan. Kemudian pembekalan soal agama untuk menjadi benteng,” ungkap Tatu usai Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang di Hotel Le Dian Serang.

Menurutnya, kejadian itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi pendidik dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud).

“Astagfirullah, ini PR besar buat Dindikbud. Karena Dindikbud tidak hanya mengajar tapi mendidik termasuk moral,” katanya kepada awak media, Senin (15/3/2021).

Ia menyebutkan, moral anak adalah bagian terpenting sebagai benteng pertahanan diri. Maka, pemahaman agama, akidah harus ditingkatkan. Seluruh elemen masyarakat wajib berperan dalam mendidik akhlak generasi bangsa.

“Sekarang ada persoalan gadget, apapun kalau sudah dibekali akidah dan agama yang bagus, akan menjadi benteng pertahanan mereka jadi kita kembali perbaiki lagi anak-anak kita sisi agama dan akhlak, dan peran guru yang dipertanyakan sampai mana, ini PR besar Dindikbud,” terangnya.