Detail

Soroti Fenomena Politik Dinasti, Mardani Ali Sera: Tidak Sehat Bagi Demokrasi

Kamis, 12 November, 2020, 21:28 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – 9 Desember 2020 mendatang masyarakat disebagian Kota dan Kabupaten akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Sebagai masyarakat yang baik, kita perlu ikut mensukseskannya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menghimbau kepada masyarakat untuk membuat pilihan dan mendukung calon yang berintegritas. Serta melawan praktik Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).

Mardani menjelaskan, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan agar menghasilkan calon yang berintegritas.

Menurut Mardani, yang pertama fokus pada hulu, yakni memastikan proses pemilihan pejabat publik telah melalui proses demokrasi yang berintegritas. Yang kedua, dikatakan Mardani, fokus pada potensi munculnya jual beli kekuasaan dan terakhir merancang strategi pemberdayaan masyarakat.

“Praktik politik uang pada masa kampanye sampai dengan masa tenang akan senantiasa dilakukan calon kepala daerah untuk meraup suara. Jangan gadaikan masa depan daerah hanya untuk kesenangan sesaat. InsyaAllah masyarakat sekarang sudah cerdas, informasi sudah terbuka lebar,” kata Mardani Ali Sera, dikutip Mcmnews.id dalam tweet diakun twitternya @MardaniAliSera, Kamis, (12/11/2020).

“Kemudian publik juga bisa melihat siapa paslon yang tidak transparan dalam mengelola dana kampanye. Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) bisa menjadi tolak ukur,” lanjutnya.

Mardani menyebut, transparansi penting untuk menjamin persaingan yang setara antar peserta Pemilu sekaligus mengawasi jika ada dana yang bersumber dari tindak pencucian uang atau korupsi.

“Terakhir, fenomena politik dinasti yang terjadi dalam Pilkada kali ini merupakan contoh yang tidak sehat bagi demokrasi. Ini justru tidak mendukung Indonesia yang memang merit system yang berbasis kekuatan dari bawah. Kita harus melawan politik dinasti,” tegasnya.

“Ada beberapa kriteria yang bisa publik lakukan utk ‘menyaring’ calon, seperti mengecek rekam jejaknya, mulai dari profilnya, hingga kasus hukum. Lalu, jangan pilih calon yang menawarkan uang, karena masa depan daerah kita hanya bisa dijawab dengan program-program yang tepat sasaran, bukan dengan politik uang,” tandasnya.

Kirim Tulisan

Kirimkan tanggapan anda dan komentar anda yang berkaitan dengan keluahan pelayanan publik dan konsumen
Kirimkan suara anda

Tag Popular

#Corona

#Gempa Bumi

#Bencana Alam

#Banjir

#PSBB DKI Jakarta