Detail

7 Organisasi Sayap Demokrat Gelar Deklarasi Setia Dengan AHY, Tolak Kongres Luar Biasa

Thursday, 25 February, 2021, 21:37 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID – Sejumlah organisasi sayap (orsap) Partai Demokrat menolak Kongres Luar Biasa yang diinisiasi sejumlah kader senior Partai Demokrat untuk mendongkel Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Deklarasi dilakukan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2021). Ada 7 organisasi sayap PD yang hadir, yakni Komite Nasional Partai Demokrat (KNPD), Forum Komunikasi Pendiri & Deklarator Partai Demokrat (FKPD), Perempuan Demokrat RI (PDRI), Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI), Bintang Muda Indonesia (BMI), Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrat (FKKGD) dan Angkatan Muda Penggerak Demokrat (AMPD).

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Renanda Bahctiar menjelaskan, bahwa orsap-orsap Demokrat dengan tegas tetap setia bersama AHY.

“Mereka menganggap perlu konferensi pers karena ada perbuatan oknum salah satu orsap yang bisa membuat jelek nama baik orsap Partai Demokrat,” kata Renanda pada konferensi pers di Aula Nusantara, Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi 41, Jakarta Pusat, Kamis (25/2).

Sementara itu, Ketua Umum Komite Nasional Partai Demokrat (KNPD) Alfrisco Sihombing heran dengan perilaku organisasi sayap Partai Demokrat yang berencana mendukung dan mengadakan KLB. Menurutnya, mereka tidak memiliki hak untuk meminta KLB.

“Kami DPP KNPD menolak segala upaya apapun yang dilakukan orsap Partai Demokrat maupun oknum DPD dab DPC Partai Demokrat untuk melaksanakan KLB. Dan ini adalah upaya inkonstitusional,” kata Ketum KNPD Dedi Alfresco.

“Sesuai dengan AD/ART, organisasi sayap tidak memiliki hak untuk meminta ataupun mengusulkan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat,” ujar dia.

Selain itu, Bintang Muda Indonesia (BMI) orsap terbaru Demokrat juga menyayangkan adanya orsap yang mendukung KLB. Menurutnya, anggapan AHY gagal memimpin partai tidak sesuai fakta.

“Tindakan orsap yang berkumpul di Bellagio, tidak ada dasar di AD/ART. Kedua, pernyataan bahwa AHY gagal itu tidak sesuai dengan fakta. Pilkada sukses besar. Elektabilitas meningkat drastis,” kata Ketua Umum BMI Farhan Effendi.

Sementara itu, Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) juga mengatakan dengan tegas untuk menolak adanya KLB. Mereka tetap setia bersama Ketum AHY.

“Perempuan Demokrat Republik Indonesia, menyatakan sikap menolak rencana KLB, dan tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum AHY,” ujar Sekretaris Jenderal PDRI Lies B Sumarto.

Sedangkan, Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrat (FKKGD) melalui Wakil Ketua Spey AK Wenggy, mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum AHY. Serta, sikap Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

“FKKGD meminta pengkhianat untuk dipecat sebagai bahan pembelajaran bagi kita semua,” tegasnya.