Detail

Unik, Pemain Ini Jadi ‘Player Of The Year’ Tanpa Pernah Bermain

Tuesday, 4 May, 2021, 14:01 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Para Pecinta Sepak Bola pasti cukup asing mendengar nama Carlo Nash. Wajar saja, Kiper kelahiran Bolton, 13 September 1973 namanya memang tidak sebesar David De Gea ataupun Joe Hart, namun ada Kisah Unik pada karirnya dalam dunia persepakbolaan tanah Inggris.

Cerita tersebut hadir pada musim terakhirnya sebagai pesepakbola profesional. Saat itu, Nash bergabung dengan Norwich City sebagai kiper ketiga pengganti Jed Steer. Dia menjadi cadangan John Ruddy dan Mark Bunn.

Pada 2013/2014, The Canaries harus berjuang sekuat tenaga sejak kick-off hingga akhir musim untuk menghindari jurang degradasi. Hasilnya, kegagalan menyakitkan.

Norwich ketika itu hanya mampu bertengger di posisi 18 dari 20 peserta Premier League. Dengan 33 poin.

Sepanjang musim tersebut, Ruddy ditetapkan sebagai kiper utama. Dia tidak pernah absen sama sekali alias bermain dalam keseluruhan Premier League yaitu sebanyak 38 kali.

Pelatih The Cannaries saat itu, Chris Hughton dan Neil Adams, memberi Ruddy kepercayaan mutlak untuk berdiri di bawah mistar.

Sebaliknya, dua penjaga gawang Norwich lainnya, Bunn dan Nash, harus puas duduk manis di bangku cadangan. Berbeda dengan Nash, Bunn sedikit lebih beruntung karena bermain di Piala FA dan Piala Liga. Sedangkan Nash sama sekali tidak mendapatkan kesempatan merumput.

Kemudian kisah unik ini pun terjadi kepada Nash yang notabene ia tak pernah memainkan 1 laga pun pada musim 2013/2014. Oleh suporter Norwich, dia justru dipilih menjadi “Player of the Year”.

Hal ini lantaran sebagai bentuk protes kepada para pemain yang gagal mencegah klub kesayangan turun kasta, suporter beramai-ramai memilih Nash dalam voting terbuka di semua saluran media sosial The Canaries, baik Facebook, Twitter, maupun SMS.

Sebanyak 2000 vote didapat Nash dari twitter maupun facebook untuk membuatnya mengalahkan Robert Snodgrass dan Martin Olsson yang meraih gelar ini pada tahun sebelumnya.

“Tentu saja saya harus menolaknya dengan baik dan tentu saja saya harus memberikannya kepada seseorang yang memang pantas mendapatkannya,” kata Nash ketika dinyatakan sebagai pemenang penghargaan, dilansir Daily Star.

Nash lalu memberikan kepada Robert Snodgrass. Gelandang asal Skotlandia tersebut dinilainya jauh lebih berkontribusi dalam usaha Norwich menghindari degradasi dimana saat itu dia mencetak 6 gol di Premier League.

“Ini menyangkut masalah etis. Saya tidak mungkin menerimanya,” tambah Nash.

Laporan: Irfan Kurniawan