MCMNEWS.ID – Fase terakhir FIBA World Cup 2023 Qualifiers untuk Zona Asia dan Oceania akan dijalani Timnas Basket Indonesia. Jadwal untuk Indonesia sendiri hanya tersisa dua pertandingan saja.
Apakah Indonesia bisa lolos dengan hanya tersisa dua pertandingan? Mari kita perhatikan secara seksama sistem yang digunakan FIBA untuk turnamen ini dan potensi Timnas Basket Indonesia untuk lolos.
Melihat sistem, dikutip dari laman iblindonesia.com, untuk babak kualifikasi Zona Asia dan Oceania, FIBA membaginya menjadi dua bagian, yakni First Round dan Second Round.
First Round sudah dimulai sejak tahun 2021. Ada 15 tim yang dibagi menjadi 4 grup. Pertandingan sesama grup menggunakan sistem home and away. Sehingga setiap tim akan bertanding sebanyak enam kali.
Setelah itu, tiga tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke Second Round. Di babak kedua ini, ke-12 tim dibagi menjadi dua grup. Tiga tim teratas akan tampil di babak utama FIBA World Cup 2023.
Diketahui, Timnas Badket Indonesia sendiri berada di Grup C bersama Yordania, Lebanon, dan Saudi Arabia. Grup C sudah memulai babak kualifikasi ini sejak 26 November 2021. Indonesia sudah melakoni empat pertandingan, dan belum pernah menang.
Indonesia kalah 38-96 dari Lebanon. Di pertemuan kedua, Indonesia juga menyerah 64-110. Pertandingan ketiga Indonesia melawan Saudi Arabia, pada Februari 2022. Di sini, Indonesia kalah 66-95. Sementara saat melawan Yordania, Indonesia juga kalah 64-94. Dalam empat laga FIBA World Cup 2023 Qualifiers, timnas masih dipegang oleh head coach Rajko Toroman.
Dari hasil tersebut dan sistem yang diterapkan oleh FIBA, Jelas, Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan harus bisa memaksimalkan dua laga tersisa untuk bisa masuk second round.
Berbicara potensi, Timnas Basket Indonesia sendiri telah melakukan perubahan, baik dari sisi manajemen dan roster, timnas tampil lebih baik.
Ini dibuktikan dengan meraih medali emas di SEA Games 2022 di Hanoi, Vietnam. Head coach Milos Pejic juga punya pilihan strategi lebih banyak dengan kehadiran Derrick Michael Xzavierro dan Marques Bolden.
Timnas juga menggelar pemusatan latihan di Australia untuk menghadapi FIBA World Cup 2023 Qualifiers dan FIBA Asia Cup 2022.
Penampilan timnas di pemusatan latihan juga bagus dengan kabar kemenangan saat beruji tanding dengan tim-tim profesional asal Australia.
Dengan demikian, kepercayaan diri pemain dan optimisme penggemar basket Indonesia naik lagi. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk bisa memaksimalkan sisa pertandingan di kualifikasi nanti.
Diketahui, dalam FIBA World Cup 2023 Qualifiers, Indonesia akan berhadapan dengan Saudi Arabia terlebih dahulu di Istora Senayan, Jakarta, (01/07/22). Kemudian disusul pertandingan melawan Yordania pada 4 Juli 2022.