Detail

Soal ‘Football is Coming Home’, Kiper Denmark: Memang Pialanya sudah Pernah Dibawa Pulang?

Wednesday, 7 July, 2021, 18:22 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Kiper Timnas Denmark, Kasper Schmeichel, mengeluarkan jawaban yang cukup menohok ketika dilempar pertanyaan soal duel lawan Timnas Inggris di semifinal Euro 2020.

Inggris membidik final Kejuaraan Eropa pertama mereka dalam duel semifinal kontra Denmark, Kamis (8/7/2021) mendatang. Permainan The Three Lions yang kian matang di Euro 2020 ini membuat fans dan media lokal begitu percaya diri.

Sama seperti Piala Dunia 2018 lalu, sekarang kalimat Football is Coming Home sudah ramai dikoar-koarkan. Inggris begitu percaya diri bakal juara, atau setidaknya bisa mencapai final.

“Football is Coming Home” adalah slogan yang begitu populer di antara para suporter Timnas Inggris saat The Three Lions tampil di ajang-ajang besar, seperti Piala Dunia dan Euro.

Slogan yang berarti “Sepakbola Pulang ke Rumah” itu muncul seiring dirilisnya lagu berjudul ‘Three Lions’ jelang Euro 1996 yang berlangsung di Inggris.

Schmeichel pun mendapat pertanyaan dari reporter Inggris perihal apa yang diperlukan oleh timnas Denmark untuk menghentikan “Football coming home” atau menghalangi timnas Three Lions menjadi juara.

Kiper Leicester City ini tahu, slogan Football is Coming Home itu cocok dalam Piala Dunia 2018 lalu karena Inggris memang pernah juara Piala Dunia. Namun, rasanya slogan itu tidak relevan di Euro karena Inggris belum pernah juara.

“Memang pialanya sudah pernah dibawa pulang? Saya tidak yakin. Pernahkah Timnas Inggris juara? Tahun 1966? Bukankah itu Piala Dunia?” Jawab Schmeichel dikutip dari Goal internasional.

Diketahui, Inggris memang belum pernah memenangi Euro sejak turnamen tersebut dimulai pada 1960. Bahkan, The Three Lions pun juga belum sekalipun menjajakan kaki di final turnamen sepakbola internasional paling bergengsi di Eropa tersebut.

Pencapaian terbaiknya pada Euro hanya sampai babak semifinal, kalah dari Jerman di Euro edisi 1996. Sebaliknya Denmark pernah menjadi juara Euro tepatnya edisi 1992.

Schmeichel memilih fokus ke timnya sendiri. Denmark berada di ujung sejarah. Bakal luar biasa jika mereka bisa membawa pulang trofi Euro kali ini.

“Sejujurnya, saya bahkan tidak memikirkan apa artinya jika bisa menghentikan Inggris. Ini lebih soal apa artinya bagi Denmark. Saya hanya sedikit memperhatikan tim Inggris,” Jelas Schmeichel.

“Ini soal apa artinya gelar juara bagi negara kami. Suka cita yang akan dirasakan oleh 5 juta orang di negara kami dengan menjadi juara, bersaing dengan tim-tim yang sudah kami hadapi,” Lanjutnya.

“Itu bakal luar biasa. Jadi, kami tidak benar-benar merasakan posisi Inggris di situasi ini,” Ujarnya.

Ucapan Schmeichel memang ada benarnya. Satu-satunya trofi mayor yang pernah diraih Inggris adalah Piala Dunia 1966, mengalahkan Jerman Barat 4-2 di partai final.

Laporan: Irfan Kurniawan