Detail

Siapa Sangka, Ternyata Ini Klub Pertama dan Tertua di Dunia

Sabtu, 5 Juni, 2021, 19:29 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Football Lovers, Semisalnya kalian menemukan pertanyaan “klub sepakbola pertama di dunia tuh apa sih?”, Nah, kalian jangan terkecoh dengan nama besar klub beserta prestasi gemilangnya sedari dahulu, karena jawabannya bukan Real Madrid, Juventus, ataupun Liverpool. Faktanya Klub pertama di dunia itu ialah Sheffield FC.

Logo klub sepakbola Sheffield FC. Dok: Istimewa

Sheffield FC mendapat pengakuan sebagai klub sepak bola tertua di dunia oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

Sejarahnya, klub ini didirikan atas inisiasi sebuah klub kriket di Sheffield. Pencetusnya bernama William Perst dan Nathaniel Creswick.

Mereka biasa berkompetisi saat musim panas, tetapi mereka butuh olahraga lain yang bisa menjaga jiwa kompetitif dan kebugaran mereka selama musim dingin. Akhirnya, mereka memilih olahraga sepak bola.

Sepak bola ini awalnya cuma hobi. Namun akhirnya, hobi itu diseriuskan dan akhirnya berdirilah Sheffield FC pada 24 Oktober 1857 yang kantor pusatnya terletak di gudang pot dan rumah kaca.

Dilansir dari laman Guardian, pertandingan pertama Sheffield FC sebagai klub sepak bola terjadi pada 1860 menghadapi Hallam FC, dengan skor akhir 2-0 untuk Sheffield FC.

Sheffield FC sempat tidak mengakui peraturan sepak bola secara umum, kendati Sheffield FC sendiri ikut bergabung menjadi anggota FA sejak asosiasi tersebut didirikan pada 1863.

Seiring berjalan waktu, Sheffield FC pada akhirnya menerima adanya peraturan sepak bola berdasarkan ketetapan FA pada 1877 ketika kesulitan menemukan lawan bertanding.

Sheffield FC sebenarnya memiliki aturannya sendiri bernama Sheffield Rules yang juga dianggap sebagai aturan resmi sepakbola pertama di dunia. Beberapa aturan bahkan dianggap menjadi dasar dari aturan sepakbola secara modern.

Sheffield rules, memuat tentang tendangan sudut, lemparan ke dalam, tendangan bebas, dan penggunaan warna berbeda untuk tiap tim yang bertanding. Pembagian tim sendiri awalnya didasari dari sejumlah hal seperti pemain yang sudah menikah dan yang bujangan; tim kriket melawan anggota klub biasa; abjad A-M melawan N-Z. Karena belum ditentukan secara rinci, maka sering terjadi ketimpangan jumlah anggota tim.

Ketika FA didirikan di London, Sheffield FC mengirimkan 4 wakilnya untuk terlibat dalam diskusi untuk membuat aturan dasar sepakbola. FA sendiri mengadopsi 2 aturan sepakbola: Sheffield rules dan Cambridge rules.

Memang, pada abad ke-19 hampir tiap klub memiliki aturannya sendiri. Nottingham rules juga merupakan salah satu yang terkenal. FA sendiri hanya mengakui aturan yang  yang merupakan adaptasi dari dua aturan awal yaitu Sheffield rules dan Cambridge rules.

Banyak draft aturan yang masuk ke FA namun semuanya ditolak. Hingga akhirnya secara tegas FA mewajibkan semua pertandingan di bawah naungan FA harus mengikuti aturan yang dibuat oleh FA.

Karena jasanya tersebut, Sheffield FC menerima penghargaan dari FIFA berupa FIFA Order of Merit, penghargaan untuk mereka yang dianggap berperan besar bagi perkembangan sepakbola. Hanya ada dua tim yang memperoleh penghargaan ini, selain Sheffield FC, Real Madrid adalah satu-satunya tim yang meraih gelar ini. Sheffield FC, hingga saat ini masih aktif berkompetisi menggunakan aturan asli mereka Sheffield rules, untuk bermain di beberapa kesempatan tertentu, dengan mengundang tim terdekat dari mereka seperti Sheffield Wednesday.

Dari cerita sejarah klub sepakbola tertua ini, timbul pertanyaan dari kalangan pecinta sepakbola, yakni paling sederhana, Kenapa Sheffield FC tidak sepopuler dua ‘adiknya’, yaitu Sheffield Wednesday Dan Sheffield United FC?

Berbeda dengan Sheffield United FC dan Sheffield Wednesday FC yang lebih terbiasa atau pernah merasakan kerasnya Premier League dan EFL Championship, Sheffield FC sama sekali tidak pernah menyentuh habitat itu.

Alasan sederhananya adalah karena buruknya manajemen dalam membangun klub, sehingga untuk bersaing dalam kompetisi professional rasanya cukup sulit. Karena suatu klub sepakbola membutuhkan hal semacam itu kalau ingin berkompetisi di kancah tertinggi.

Sulitnya untuk bersaing di kompetisi profesional membuat Sheffield FC hanya bertahan 1 tahun di tiap divisi untuk kemudian terus terdegradasi hingga 1898. Setelah itu Sheffield FC memutuskan untuk berkompetisi di kompetisi lokal Sheffield Association League pada 1925. Baru 50 tahun setelahnya tepatnya pada 1948 Sheffield kembali ke kompetisi profesional, tepatnya di Yorkshire League dan promosi ke Division One pada 1952 dan degradasi ke Division Two pada 1954.

Kini, Sheffield FC berada di Northern Premier League,  Division One South, atau level 8 dalam kasta susunan Liga Inggris.

Laporan: Irfan Kurniawan