Detail

Real Madrid beri Ultimatum Kepada PSG terkait Transfer Kylian Mbappe

Wednesday, 1 September, 2021, 10:25 WIB
Penulis: Irfan

MCMNEWS.ID – Dalam drama transfer saga Kylian Mbappe yang terus berlarut, Real Madrid akhirnya memberikan ultimatum kepada Paris Saint-Germain (PSG). Klub elit La Liga ini mengancam mundur dari perburuan Mbappe musim panas ini.

Madrid sudah melayangkan tawaran kepada PSG soal Mbappe. Tapi, kubu PSG malah menggantung Madrid.

Tak ada jawaban dari kubu PSG dan hal tersebut membuat mereka jengah. Hingga akhirnya, manajemen Madrid kesal dan mengingatkan PSG.

El Real sudah memulai pergerakan mereka untuk mendatangkan Mbappe musim panas ini. Dua tawaran resmi tersebut telah Madrid layangkan kepada sang pemilik PSG.

Pertama, Real Madrid memberi penawaran 137 juta poundsterling (Rp2,7 triliun) yang langsung ditolak oleh PSG.

Selanjutnya, Madrid memberikan penawaran kedua mencapai 154,4 juta poundsterling atau setara Rp3,04 triliun, termasuk bonus.

Penawaran kedua sejatinya sudah cukup untuk meyakinkan PSG. Alasannya, angka yang sama mereka keluarkan saat memboyong Mbappe dari AS Monaco pada musim panas 2017 silam.

Real Madrid mulai kehilangan kesabaran. Alasannya, PSG hingga saat ini masih belum memberi lampu hijau untuk Mbappe gabung Real Madrid.

Padahal, manajemen Madrid sudah menyiapkan rencana khusus.

Marca melansir, kubu Madrid mau memperkenalkan Mbappe sebelum jeda internasional. Mereka berharap kepindahan Mbappe bisa terjadi dalam waktu dekat ini.

Sebab, butuh proses yang cukup panjang seperti tanda tangan dokumen, tes medis, sampai pendaftaran pemain.

Madrid disebut memberikan ultimatum keras kepada PSG. Andai tak mendapat jawaban, maka Real Madrid bakal mundur dari perburuan mereka musim panas ini untuk Mbappe.

Real Madrid sendiri memilih menahan diri dan menunggu hingga kontrak Mbappe berakhir pada Juni 2022 nanti.

Kalau mau, PSG boleh menerimanya. Jika tidak, Madrid percaya diri dapat jasa Mbappe secara gratis di musim depan.

Los Blancos sudah bisa menjalin pembicaraan dengan Mbappe pada Januari nanti tanpa campur tangan PSG.

Langkah tersebut bisa menjadi kerugian finansial bagi PSG karena potensi Mbappe jadi free transfer sangat besar. Sebab, pemuda 22 tahun tersebut sudah menegaskan sikapnya yang tak mau memperpanjang masa bakti di Parc des Princes.