Detail

Kisah Kiper Legendaris Inter Milan yang Pensiun di Jakarta

Saturday, 1 May, 2021, 19:18 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Mantan kiper Inter Milan, Paolo Orlandoni, menyimpan cerita unik soal karier sepak bolanya.

Prestasi individu kiper cadangan Inter Milan itu tentu tidak bisa disamakan dengan Gianluigi Buffon. Tapi, Orlandoni mampu meraih sesuatu yang belum juga dicapai Buffon sampai sekarang, yaitu memperkuat tim juara Liga Champions.

Mantan penjaga gawang kelahiran 12 Agustus 1972 itu termasuk skuad Inter saat memenangi Liga Champions 2009-2010 sebagai bagian treble historis musim tersebut.

Perannya tidak pernah benar-benar menonjol karena posisinya memang hanya orang ketiga, bahkan terkadang pilihan keempat di bawah mistar.

Selama periode 2005-2012, dia cuma back-up bagi Francesco Toldo, Julio Cesar, Fabian Carini, atau sampai Luca Castellazzi.

Namun dengan dedikasi tinggi, etos kerja, dan garansi pengalaman, Orlandoni mampu bertahan meskipun Inter beberapa kali melakoni pergantian rezim pelatih.

Sejak era Roberto Mancini, Jose Mourinho, Rafael Benitez dan Leonardo, Gian Piero Gasperini, Claudio Ranieri, dan Andrea Stramaccioni, nama Orlandoni tetap bertahan di skuad Inter.

Dikutip dari Goal Italia, Orlandoni layak disebut kiper pelapis legendaris. Sebab, dia mampu meraih 15 trofi kendati hanya tampil lima kali sepanjang memperkuat Inter Milan.

Jalan menuju ‘puncak karier’ Orlandoni sebagai back-up di Inter dimulai ketika klub merekrutnya secara gratis seusai kontraknya habis di Piacenza pada 2005.

Sejak itu, penampilannya di tim cuma berjumlah sekepalan tangan di berbagai ajang saat Inter bergelimang trofi juara Liga Italia (5 kali), Coppa Italia (3), Piala Super Italia (4), Piala Dunia Klub (1), dan tentu Liga Champions (1).

Namun, sesungguhnya gelar perdana Orlandoni di Inter Milan datang jauh sebelum itu. Dia merupakan jebolan akademi Nerazzurri dan dipromosikan ke tim utama pada 1990-1991.

Pada era keperkasaan bersama Lothar Matthaeus cs kala itu, Inter menjuarai Piala UEFA dan Orlandoni sesekali diikutkan sebagai homegrown player dari tim U-19.

Selanjutnya, dia mengembara ke berbagai klub, termasuk Lazio (2000-2001), sebelum Inter memanggilnya pulang kampung pada 2005.

Orlandoni mengumumkan pengunduran diri dari sepak bola profesional pasca-derbi kontra AC Milan, 6 Mei 2012.

Namun, siapa sangka laga terakhirnya sebagai pemain justru terjadi ribuan kilometer dari Milan. Pemain asal Italia itu menghabiskan kariernya dan pensiun saat lawan Timnas Indonesia.

Pertandingan penutup Orlandoni adalah kala menghadapi Indonesia Selection yang diperkuat Bima Sakti dkk dalam duel ekshibisi di Gelora Bung Karno, Jakarta, 26 Mei 2012.

“Saya tidak pernah membayangkan memainkan pertandingan terakhir saya di Jakarta. Terima kasih Inter dan terima kasih Indonesia,” katanya dikutip dari lama resmi Inter Milan.

Selepas pensiun, Orlandoni masih melanjutkan pengabdiannya untuk Inter. Ia menjabat sebagai pelatih kiper bagi tim junior Sang Hitam Biru

Dikutip dari suara.com kini dia menjabat sebagai pelatih kiper bagi Tim Cagliari.

Laporan: Irfan Kurniawan