Detail

Karena Insiden Eriksen, Pemain ini Sempat Takut Bermain di Euro 2020

Senin, 14 Juni, 2021, 21:49 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Pemain Timnas Belanda, Daley Blind, sempat ingin absen pada laga perdana timnya di Euro 2020 kontra Ukraina, Senin (14/6/2021) dini hari WIB, setelah terjadinya insiden Bintang Timnas Denmark, Christian Eriksen kolaps di lapangan.  

Sebelumnya, Eriksen tersungkur kala memperkuat Denmark dalam partai perdana Grup B di Parken Stadium, Copenhagen, Minggu (12/6/2021). Ia jatuh tak sadarkan diri di akhir babak pertama dan pertandingan akhirnya dihentikan.

Eriksen langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Untungnya, pemain berusia 29 tahun itu bisa melalui masa kritis dan sudah berada dalam kondisi yang stabil.

Insiden itu mengingatkan Blind akan masalah serupa yang juga pernah dirinya alami tahun lalu.

Blind memiliki pengalaman yang hampir serupa dengan Eriksen. Bek Ajax Amsterdam itu sempat kolaps dalam laga kontra Valencia pada 2019. Mantan pemain Manchester United itu sempat ragu tampil.

“Saya harus mengatasi rintangan mental untuk bermain. Saya bangga melakukannya. Kemudian akhirnya emosi itu keluar,” Ungkap Blind seperti dikutip dari Goal International.

“Insiden itu memiliki dampak yang begitu besar. Bagi saya, itu adalah hal-hal yang saya kenali. Itu membuatnya semakin intens,” Tambahnya.

“Mendengar bahwa dia baik-baik saja sekarang memberi semua orang kekuatan untuk tetap bisa bermain,” Ujar Blind.

Blind sendiri tampil selama 64 menit dalam partai Grup C Euro 2020 kontra Ukraina, Senin (14/6/2021) dini hari WIB sebelum digantikan Nathan Ake.

Ia pun sempat meneteskan air mata setelah digantikan pada separuh babak kedua ketika timnya menang 3-2 atas Ukraina.

Pada laga ini, Belanda sempat unggul dua gol lebih dulu berkat aksi Georginio Wijnaldum dan Wout Weghorst sebelum kemudian disamakan Andriy Yarmolenko dan Roman Yaremchuk.

Belanda akhirnya sukses memastikan kemenangan 3-2 berkat gol Denzel Dumfries pada menit-menit akhir babak kedua.

Laporan: Irfan Kurniawan